Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»WHO Cabut Status Darurat, Kasus Covid-19 di RI Melonjak
    Insight News

    WHO Cabut Status Darurat, Kasus Covid-19 di RI Melonjak

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Mei 2023Updated:7 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – WHO mencabut status darurat atas Covid-19 setelah 3 tahun menyerang dunia global. Keputusan ini diambil setelah pertemuan Komite Darurat WHO pada Kamis (4/5) kemarin.

    Melihat kondisi di RI, penyebaran Covid-19 justru sedang melonjak. Hal ini disebabkan mutasi baru varian Arcturus yang disebut berasal dari India.

    Data per hari ini, Minggu (7/5/2023) dari situs Covid19.go.id menunjukkan total 6.782.048 kasus positif di Indonesia. Kasus aktif terpantau mencapai 17.909.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sejak beberapa waktu lalu, kasus Covid-19 memang terpantau naik. Rata-rata warga yang terjangkit setiap harinya tembus 2.000-an. Pada Jumat (5/5) kemarin, ada 2.122 penambahan kasus Covid-19 baru di Indonesia.

    Untuk itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menganjurkan masyarakat untuk tetap waspada dan siaga, kendati WHO telah mencabut status darurat Covid-19.

    “Virus COVID-19 masih ada di sekitar kita, sehingga masyarakat harus tetap waspada. Kelompok lansia dan pasien dengan penyakit penyerta masih memiliki resiko paling tinggi, sehingga vaksinasi harus tetap dilakukan,” kata Juru Bicara Kemenkes, Mohammad Syahril, dalam keterangan resmi dikutip Minggu (7/6/2023).

    Kendati begitu, Syahril mengatakan Indonesia memang sudah bersiap untuk transisi dari pandemi ke endemi. Transisi ini juga dikonsultasikan ke WHO.

    Menurut Syahril, persiapan Indonesia sudah dipandang baik oleh WHO. Namun, lagi-lagi Kemenkes mengimbau masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan.

    Salah satunya dengan melakukan vaksinasi dan melindungi kelompok masyarakat paling berisiko. Pemerintah pun berupaya untuk terus melakukan pengamatan kesehatan di masyarakat, serta menyiapkan fasilitas kesehatan, obat-obatan, dan kebijakan kesehatan lainnya.

    “Ini adalah upaya ketahanan kesehatan nasional dan kesiapsiagaan atas kemungkinan adanya pandemi di masa yang akan datang,” tertera dalam keterangan resmi.


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.