Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukalapak Titip Duit di Investor Startup, Lanjut Tebar Modal
    Insight News

    Bukalapak Titip Duit di Investor Startup, Lanjut Tebar Modal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Mei 2023Updated:7 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bukalapak makin serius memainkan peran sebagai investor startup. Tak hanya berinvestasi sendiri, kini emiten berkode saham BUKA tersebut mulai menitipkan modalnya ke perusahaan lain yang fokus dalam investasi startup.

    Investasi terbaru Bukalapak adalah komitmen modal US$ 7,5 juta (Rp 110,1 miliar) untuk mendukung aktivitas investasi 500 Startups. 500 Startups adalah perusahan modal ventura global yang fokus berinvestasi di startup tahap awal dan program akselerasi perusahaan benih (seeds).

    Bukalapak mengumumkan hal tersebut dalam laporan informasi dan fakta material yang ditandatangani Direktur/Corporate Secretary, Teddy Nuryanto Oetomo. Di dalamnya disebutkan bahwa perusahaan telah melakukan Subscription Agreement for a Limited Partnership Interest in 500 Southeast Asia III, L.P.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut Teddy, aksi tersebut dilakukan untuk Bukalapak bisa melakukan investasi pada startup di pre-seed, seed, dan early stage. Khususnya berinvestasi yang memiliki ekuitas atau sekuritas berinvestasi ekuitas.

    “Tujuan utama dari Limited Partnership tersebut adalah dalam rangka melakukan investasi modal ventura pre-seed, seed dan early stage, terutama dengan berinvestasi di dan dengan memiliki ekuitas dan/atau sekuritas berorientasi ekuitas (equity-oriented securities) dari perusahaan swasta yang beroperasi secara langsung atau tidak langsung di Asia Tenggara terutama perusahaan yang berfokus pada teknologi informasi, komunikasi, teknologi internet, teknologi medis, dan bidang deep technology,” tulis Teddy, dikutip Jumat (5/5/2023).

    Investasi tersebut diyakini Bukalapak tidak akan menghasilkan dampak material yang merugikan. Baik yang terkait kegiatan operasional, hukum, kondisi atau keuangan.

    “Tidak ada dampak material yang merugikan terhadap Perseroan terkait pengambil bagian (subscription) tersebut, baik terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan operasional Perseroan,” ujarnya.

    Bukalapak memang sangat aktif dalam investasi, merger, dan akuisisi startup. Terakhir, perusahaan ecommerce tersebut mengakuisisi perusahaan ecommerce asal Malaysia. yaitu iPrice.

    Akuisisi itu diharapkan bisa mendorong iPrice untuk masuk ke bisnis maupun pasar baru seperti Australia. “Kami sangat bersemangat untuk bekerja sama dengan Bukalapak karena kemitraan ini akan membantu kami mengembangkan iPrice,” kata Co-founder iPrice, Heinrich Wendel.

    CEO Bukalapak Willix Halim juga percaya Bukalapak sebagai eCommerce bisa melengkapi bisnis pengguna dan teknologi iPrice. Dia meyakini bisa membuat peningkatan potensi pada platform.

    “”Kami yakin dapat meningkatkan potensi penuh platform ini,” kata Willix.

    Sejak melepas sahamnya ke publik, Bukalapak aktif mengakuisisi perusahaan teknologi termasuk menjalin kerja sama lewat pembelian saham perusahaan terbuka lain seperti Allo Bank.

    Beberapa perusahaan digital yang diakuisisi oleh Bukalapak, antara lain adalah, PT Onstock Solusi Indonesia, PT Kokatto Teknologi Global, Five Jack Co, Cloud Hosting Indonesia, dan PT Belajar Tumbuh Berbagi.



    High Technology Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.