Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Manusia Flores Mirip Hobbit Masih Berkeliaran, Ini Faktanya
    Insight News

    Manusia Flores Mirip Hobbit Masih Berkeliaran, Ini Faktanya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Mei 2023Updated:4 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah penelitian mengungkapkan keberadaan manusia purba dari Flores atau disebut Homo Floresiensis. Seorang ahli berusaha mengungkapkan fakta makhluk yang dikenal dengan sebutan Hobbit itu.

    Tim gabungan Indonesia dan Australia menemukan rangka manusia lengkap dengan budayanya. Temuan itu beradal dari gua besar di Liang Bua, Flores.

    Dari penanggalan yang ada, manusia purba hidup sekitar 38 ribu – 18 ribu tahun lalu. Lokasi temuan disebut wajar karena sebagian daerahnya merupakan perbukitan gamping yang dikenal subur dan sebagai lumbung padi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Observasi juga mengungkapkan makhluk ini memiliki tinggi hanya 106 cm. Ini yang membuat manusia purba itu disebut Hobbit, merujuk pada karakter fiksi karya The Lord of The Rings dari JRR Tolkien.

    “Berdasarkan hasil analisis awal yang dilakukan oleh Peter Brown dari Universitas New England, Australia, diperoleh gambaran bahwa tinggi manusia ini hanya sekitar 106 cm dengan volume otak sekitar 380cc,”tulis Jatmiko dan Thomas Sutikno dalam Temuan Homo Floresiensis di Situs Liang Bua (2006).

    Ukuran yang kecil ini, Teuku Jacob dari UGM mengungkapkan disebabkan oleh penyakit. Dia juga menjelaskan makhluk tersebut masih masuk spesies manusia modern dari Homo Sapiens.

    “Spesies baru manusia dari Flores itu sebenarnya manusia modern yang termasuk dalam spesies Homo sapiens dari ras Australomelanesid. Hanya saja menurutnya, fosil manusia Flores tampak istimewa karena menderita penyakit microchepali yang banyak diderita oleh masyarakat Flores,” kata Teuku Jacob.

    Sementara itu berdasarkan artikelnya di The Scientists, Ahli dari University of Alberta, Gregory Forth meyakini manusia Flores masih ada. Keyakinan itu berasal dari kesaksian warga suku Lio mengklaim telah melihat penampakan manusia Flores yang berubah menjadi hewan saat bergerak dan beradaptasi di lingkungan baru.

    “Ini termasuk laporan penampakan oleh lebih dari 30 saksi mata, yang semuanya saya ajak bicara secara langsung. Dan saya menyimpulkan bahwa cara terbaik untuk menjelaskan apa yang mereka katakan kepada saya adalah bahwa hominin non-sapiens telah bertahan di Flores hingga saat ini atau baru-baru ini.” kata dia dikutip IFL Science.


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.