Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Gejala Covid Varian Baru Tampak di Mata, Ini Penjelasan Ahli
    Insight News

    Gejala Covid Varian Baru Tampak di Mata, Ini Penjelasan Ahli

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Mei 2023Updated:2 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Varian baru Covid-19, XBB 1.16 atau Arcturus punya gejala khusus. Yakni orang yang terinfeksi akan memiliki gejala mata merah.

    Namun menurut WHO, gejala mata merah ini bukanlah sesuatu yang baru. Sebab sejak awal Covid merebak, laporan mata gatal dan perih sudah pernah ada.

    “Ini bukan gejala baru. Namun mungkin lebih kini lebih banyak ditemukan,” kata profesor penyakit menular University of California, Peter Chin-Hong dikutip dari NBC News, Selasa (2/5/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kehadiran varian baru juga menimbulkan pertanyaan soal efektivitas vaksin yang ada sekarang. Ching-Hong mengatakan tak terlalu khawatir soal vaksin.

    Alasannya karena Arcturus mirip dengan varian sebelumnya, yang akan berpengaruh pada penggunaan vaksin. “Karena sangat mirip dengan XBB 1.5, menurut kami vaksin akan baik-baik saja,” ungkapnya.

    Sementara itu, Ali Mokdad selaku profesor kesehatan global University of Washington menyebutkan belum bisa menentukan seberapa baik vaksin yang ada sekarang untuk melawan XBB 1.6.

    Arcturus memang telah ditemukan di beberapa negara dan juga menyebabkan kenaikan kasus Covid-19. Termasuk di Indonesia dan Amerika Serikat.

    WHO telah menetapkan Arcturus sebagai variant of interest. Sebab varian tersebut terus menyebar dan mengalahkan varian lainnya.

    Memang masih terlalu dini untuk memprediksi soal XBB 1.16 di masa depan, ungkap Mokdad. Tapi dia meyakini jika hingga sekarang belum ada yang harus dikhawatirkan terkait varian baru tersebut.

    “Kami belum melihat peningkatan rawat inap, kami belum melihat peningkatan indikator apapun yang membuat kami khawatir,” ungkapnya.




    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.