Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Sakit Gigi Bisa Picu Penyakit Jantung, Mitos atau Fakta?
    Inspiring You

    Sakit Gigi Bisa Picu Penyakit Jantung, Mitos atau Fakta?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman27 April 2023Updated:28 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kesehatan gigi dan mulut sering kali menjadi hal yang diabaikan oleh sebagian orang, padahal gangguan pada kesehatan gigi dan mulut bisa meningkatkan risiko penyakit yang berbahaya, salah satunya penyakit jantung.

    Sebuah studi yang dipublikasikan Harvard Health Publishing menunjukkan bahwa orang yang memiliki gangguan kesehatan gigi dan mulut, seperti penyakit gusi, berisiko tinggi mengalami masalah kardiovaskular atau penyakit jantung dan stroke.

    Profesor kedokteran di Harvard Medical School, Robert H. Shmerling menyebutkan ada beberapa alasan yang membuat gangguan kesehatan gigi dan mulut dapat menyebabkan penyakit jantung, salah satunya adalah penyebaran bakteri dari gusi ke pembuluh darah.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Penyebaran bakteri yang menginfeksi dan menyebabkan radang gusi serta periodontitis ke pembuluh darah dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan pembuluh darah, gumpalan darah kecil, serangan jantung, dan stroke,” sebut Prof. Shmerling, dikutip Rabu (24/4/2023).

    “Pendukung gagasan ini adalah ditemukannya sisa-sisa bakteri mulut di dalam pembuluh darah aterosklerotik yang jauh dari mulut,” lanjutnya.

    Sebagai informasi, bakteri yang muncul di gusi dapat menyebar ke pembuluh darah jantung sehingga menyebabkan peradangan dan kerusakan pembuluh darah. Kondisi ini dapat memicu terbentuknya plak dan penyempitan pembuluh darah atau aterosklerosis.

    Sementara itu, sebuah studi bertajuk Oral health and later coronary heart disease: Cohort study of one million people yang dipublikasikan pada 2018 menemukan bahwa sekitar 65 ribu dari satu juta orang yang mengalami penyakit jantung ternyata memiliki kesehatan gigi dan mulut yang buruk.

    “Setelah memperhitungkan usia, ada korelasi sedang antara kehilangan gigi dan penyakit jantung koroner. Dalam hal ini, kehilangan gigi menjadi ukuran kesehatan mulut yang buruk,” tulis studi tersebut.

    “Namun, hubungan antara kehilangan gigi dan penyakit kardiovaskular sebagian besar menghilang setelah tingkat keaktifan merokok seseorang dipertimbangkan,” lanjut laporan studi itu.

    Prof. Shmerling mengatakan, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut terkait hubungan penyakit gigi dan mulut dengan penyakit jantung. Meskipun demikian, Anda tetap harus menjaga kesehatan gigi dan mulut. Berikut cara untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

    • Rutin menyikat gigi dua kali sehari, menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride

    • Membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi (flossing), setidaknya sekali sehari

    • Menggunakan obat kumur (mouthwash) setidaknya sekali sehari

    • Rutin memeriksakan gigi dan gusi ke dokter gigi, setidaknya 6 bulan sekali

    (hsy/hsy)


    Selalu Semangat Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.