Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Apakah RI Mengalami Gelombang Panas? Ini Penjelasan BMKG
    Insight News

    Apakah RI Mengalami Gelombang Panas? Ini Penjelasan BMKG

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 April 2023Updated:26 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Suhu panas yang terjadi belakangan membuat masyarakat tanah air bertanya-tanya. Apakah saat ini Indonesia mengalami heatwave atau gelombang panas?

    “Kondisi Indonesia saat ini tidak termasuk ke dalam kategori gelombang panas,” tulis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) via akun Instagram resminya, Rabu (26/4/2023).

    Terdapat tiga alasan yang membuat kondisi Indonesia saat ini tidak termasuk ke dalam kategori gelombang panas. Perinciannya sebagai berikut:

    a. Suhu panas di wilayah Indonesia tidak memenuhi definisi gelombang panas yang ditetapkan oleh Badan Meteorologi Dunia (WMO)

    b. Suhu panas yang terjadi merupakan fenomena wajar di bulan April dan Mei karena secara normal pada bulan-bulan ini terjadi peningkatan suhu maksimum harian yang dipengaruhi oleh gerak semu matahari, sebuah siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun

    c. Lonjakan suhu maksimum 37,2 derajat celcius hanya terjadi satu hari di satu lokasi, selanjutnya suhu maksimum harian tertinggi di Indonesia secara umum berada dalam kisaran 34 derajat celcius hingga 36 derajat celcius. Variasi suhu maksimum 34 derajat celcius hingga 36 derajat celcius untuk wilayah Indonesia masih dalam kisaran normal klimatologi jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya

    Lebih lanjut, BMKG menjelaskan kalau Indonesia kini sedang memasuki musim kemarau, dominasi angin monsun Australia umumnya bersifat kering dan kelembapan udaranya kurang, cuaca cenderung cerah, dan kurang tutupan awan, menyebabkan intensitas radiasi matahari optimal diterima permukaan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    Insight for you Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.