Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Nah lho! Badan Konsumen Eropa Didesak Investigasi ChatGPT
    Insight News

    Nah lho! Badan Konsumen Eropa Didesak Investigasi ChatGPT

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 April 2023Updated:25 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Organisasi Konsumen Eropa (BEUC) mendesak Badan Perlindungan Konsumen Uni Eropa untuk menyelidiki teknologi dan potensi bahaya bagi manusia, terkait adanya ChatGPT yang merupakan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/ AI).

    Semakin populernya ChatGPT Open AI, yang dapat meniru kecerdasan manusia dan dapat membuat teks dan gambar berdasarkan permintaan telah didukung oleh Microsoft.

    Langkah tersebut mendorong perusahaan teknologi lain seperti Google Alphabet, divisi cloud Amazon, hingga AWS dan Meta Platform untuk meluncurkan teknologi serupa.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    BEUC yang melindungi 46 organisasi konsumen dari 32 negara, mengungkapkan kekhawatirannya dalam sebuah pernyataan pada awal bulan ini, dan mengirimkan surat kepada jaringan otoritas keselamatan konsumen (CSN network), juga mengirimkan ke jaringan otoritas perlindungan konsumen (CPC network).

    Organisasi konsumen tersebut mengatakan, konten yang dihasilkan oleh chatbots tampak benar dan dapat diandalkan. Namun, seringkali salah secara faktual. Sehingga, dapat menyesatkan konsumen dan menghasilkan iklan yang menipu.

    Konsumen yang lebih muda dan anak-anak lebih rentan terhadap resiko tersebut.

    “BEUC dengan demikian meminta Anda untuk menyelidiki risiko yang ditimbulkan oleh sistem AI ini kepada konsumen sebagai hal yang mendesak,” ujar Wakil Direktur Jenderal BEUC Ursula Pachl, dalam surat yang dikirimkan kepada CPC network dan Komisi Eropa, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (25/4/2023).

    “Untuk mengidentifikasi kehadiran mereka di pasar konsumen dan untuk mengeksplorasi tindakan perbaikan apa yang harus diambil untuk menghindari kerugian konsumen,” ujar Pachl lagi dalam suratnya.

    Grup tersebut juga meminta Jaringan Keamanan Konsumen (Consumer Safety Network) untuk memulai pertukaran informasi dan penyelidikan terhadap risiko keamanan produk ini.




    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.