Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mudik dari Jakarta ke Padang Tanpa Uang Tunai, Emang Bisa?
    Insight News

    Mudik dari Jakarta ke Padang Tanpa Uang Tunai, Emang Bisa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 April 2023Updated:20 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Masyarakat Indonesia akhirnya memasuki masa cuti bersama libur hari raya Idul Fitri. Banyak orang berbondong-bondong keluar dari Jakarta, melaksanakan mudik menuju kampung halaman masing-masing.

    CNBC Indonesia, Rabu (19/4/2023) juga berkesempatan menikmati arus mudik yang diramal lebih padat dari tahun sebelumnya. Tim redaksi bahkan mencoba mudik dari Jakarta menuju Padang menggunakan mobil, tanpa uang tunai.

    Kira-kira bisa gak ya?


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Berangkat dari wilayah Serpong, Tangerang Selatan, langkah awal yang disiapkan adalah mengisi uang elektronik sebesar Rp500.000 sesuai dengan kebutuhan pembayaran jalan tol.

    Perjalanan dimulai dengan mengisi bahan bakar minyak (BBM), di mana tagihan sebanyak Rp 475.000 tersebut dibayar menggunakan kartu debet. Selanjutnya mampir ke salah satu minimarket, membeli beberapa makanan dengan pembayaran menggunakan QRIS.

    Kendaraan melaju memasuki jalan tol, transaksinya menggunakan uang elektronik. Mobil sempat berhenti di rest area untuk membeli minuman dan pembayarannya juga bisa gunakan QRIS.

    Tiba di pelabuhan Merak, untuk menyeberang ke Bakauheni, Lampung dengan kapal feri maka harus memesan tiket melalui aplikasi Ferizy. Biaya yang dikeluarkan adalah Rp644.000.

    Sejauh ini memang belum ada transaksi dengan uang tunai. Begitu juga ketika kendaraan kembali melaju di jalan tol untuk menuju Palembang yang tetap menggunakan uang elektronik. Saat mengisi BBM di salah satu SPBU di rest area, masih bisa menggunakan kartu debet.

    Dari Palembang menuju Jambi, tim redaksi coba berbelanja di salah satu minimarket. Untuk pertama kalinya, saya mengeluarkan uang tunai, sebab ada kerusakan pada sistem transaksi minimarket. Tempat makan yang kemudian disinggahi harus menggunakan uang tunai.

    Saat kembali mengisi BBM di Jambi, SPBU menyediakan layanan pembayaran non tunai. Akan tetapi untuk minimarket dan tempat makan yang kami temukan setelahnya tidak bisa menerima pembayaran non tunai.

    Begitu juga ketika memasuki wilayah Sumatera Barat sampai Padang, sangat sedikit yang menyediakan layanan pembayaran non tunai, termasuk SPBU.




    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.