Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Alert! Covid Varian Baru Sudah Masuk RI, Ini Gejala Khasnya
    Insight News

    Alert! Covid Varian Baru Sudah Masuk RI, Ini Gejala Khasnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 April 2023Updated:19 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Covid-19 varian baru sudah masuk di Indonesia. Sampai saat ini sudah terdapat tujuh kasus Covid-19 subvarian Omicron XBB 1.16 atau Arcturus di Tanah Air.

    Kasus tersebut terus bertambah dari yang sebelumnya hanya lima kasus, dengan kasus awal dua kasus. Kementerian Kesehatan RI sempat mengungkap kasus awal memiliki riwayat perjalanan luar negeri dari India sedangkan satunya berasal dari penularan lokal. 

    “Kasus baru Arcturus ini menjadi tujuh orang, sebelumnya kan cuma dua ya,” ujar Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril dalam konferensi pers, dikutip Rabu (19/4/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Syahril menyampaikan, lima kasus tambahan itu berasal dari dua wilayah, yaitu dari Surabaya dan Jakarta. Namun ia menegaskan gejalanya ringan.

    “Dua dari Surabaya dan tiganya ada di Jakarta. Alhamdulillah semuanya dalam keadaan gejala yang ringan,” terangnya.

    Lalu bagaimana gejalanya khasnya?

    Gejala XBB.1.16 dilaporkan sama dengan varian sebelumnya, yaitu demam, sesak napas, dan batuk. Namun, banyak dari mereka yang terinfeksi juga melaporkan konjungtivitis dan mengalami mata lengket.

    Ahli epidemiologi penyakit menular di lembaga penelitian nirlaba RTI International, Richard Reithinger, lebih lanjut menjelaskan konjungtivitis atau infeksi mata sebelumnya juga sudah dilaporkan sebagai salah satu gejala Covid-19. Namun, kasusnya tidak sering.

    Sementara para peneliti di Truhlsen Eye Institute dari Nebraska Medicine mengidentifikasi virus dalam air mata mata yang dapat menyebabkan konjungtivitis. Biasanya, anak-anak ini datang dengan infeksi pernapasan sederhana berupa batuk, pilek, dan demam, dan ketika dites ternyata positif Covid.

    Sedangkan pada orang dewasa, gejala utama XBB.1.16 cenderung menyerupai flu, berupa hidung berair, sakit tenggorokan, dan batuk. Tampaknya resisten terhadap antibodi dari varian Covid lainnya, yang menimbulkan kekhawatiran tentang potensinya untuk menghindari kekebalan yang didapat dari infeksi atau vaksinasi sebelumnya.




    Hitech for better life Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.