Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Heboh ChatGPT, Dirjen Kominfo Pidato Pakai AI
    Insight News

    Heboh ChatGPT, Dirjen Kominfo Pidato Pakai AI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 April 2023Updated:14 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Penggunaan Artificial Intelligence (AI) makin meluas. Termasuk bisa digunakan untuk membuat pidato.

    Hal ini yang juga coba dilakukan Semuel Abrijani Pangerapan, Dirjen Aptika Kementerian Kominfo. Saat membuka acara Penandatanganan Kerja Sama Pengembangan Natural Language Processing (NLP) antara Direktorat Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo dengan Korika BRIN, dia mengaku membacakan teks yang diproduksi oleh AI.

    “By the way, tadi semua dibuat oleh AI,” kata Semuel, di kantor Kementerian Kominfo, Kamis (13/4/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pidato tersebut berisi soal natural language processing yang jadi bagian kerja sama ini. Dijelaskan jika NLP yang memiliki potensi besar untuk berinteraksi dengan teknologi.

    “Sebagai salah satu teknologi paling inovatif dalam bidang kecerdasan buatan… natural language processing memberikan potensi besar untuk mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi… dan meningkatkan efisiensi dalam berbagai aspek kehidupan,” isi pidato tersebut.

    Menurut isi pidato, kerja sama kedua pihak akan membuat algoritma dengan teknik NLP dan machine learning. Dirjen Aptika dan Korika akan menciptakan teknologi AI untuk analisi hoaks dan juga sentimen di media sosial.

    Kerja sama juga diharapkan untuk bisa mengembangkan teknologi tersebut. Termasuk juga tantangan yang masih dihadapi.

    “Kerja sama antara Aptika dengan Korika ini diharapkan dapat mengembangkan natural language processing… termasuk teknologi terbaru… aplikasi praktis… dan tantangan yang mash dihadapi,” jelasnya.

    “Harapannya… dengan adanya diskusi dan kolaborasi antara para ahli dan pemangku Kepentingan… kita dapat mencapai kemajuan yang signifikan dalam pengembangan teknologi ini”.

    Semuel menjelaskan pidatonya tetap melalui proses editing. Menurutnya AI tetap butuh sentuhan manusia saat digunakan.

    “Pasti edit-edit dulu, kan namanya machine learning. Kan dia harus latih-latih terus. Sesuai dengan keinginan kamu. diajak ngobrol dulu. Itu akan membantu,” jelas Semmy.



    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.