Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Gen Z Lebih Suka HP Jadul, Ini Alasan Smartphone Ditinggal
    Insight News

    Gen Z Lebih Suka HP Jadul, Ini Alasan Smartphone Ditinggal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 April 2023Updated:8 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Smartphone canggih tak lagi jadi pilihan anak muda gen z. Mereka disebut lebih memilih menggunakan HP lama alias jadul.

    Salah satu influencer, Jose Briones menjelaskan jika anak muda mulai bosan dengan smartphone. “Saya pikir Anda bisa melihatnya dengan populasi Gen Z tertentu – mereka bosan dengan layar (smartphone),” kata salah satu influencer ‘dumb phone’ Jose Briones, dikutip dari CNBC International, Kamis (6/4/2023).

    “Mereka tidak tahu apa yang terjadi dengan kesehatan mental dan mereka berusaha melakukan pengurangan,” imbuh moderator subreddit, “r/dumbphones.” itu.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Salah satu merek yang masih menjual HP jadul adalah HMD Global. Perusahaan menjual jutaan perangkat Nokia yang sama dengan saat dikeluarkan awal 2000-an lalu.

    Ternyata upaya tersebut berbuah manis. Karena penjualan feature phone di Amerika Serikat (AS) milik HMD Global melonjak tajam tahun lalu.

    Jumlahnya mencapai puluhan ribu unit terjual perbulannya. Di saat bersamaan, penjualan di global mengalami penurunan.

    Dalam laporan Counterpoint Research menyebutkan 80% feature phone tahun lalu berasal dari Timur Tengah, Afrika dan India. Namun sejumlah orang melihat ada pergeseran dengan kemungkinan anak muda AS kembali ke HP jadul.

    “Di Amerika Utara, pasar dumb phone cukup datar,” kata Moorhead. “Tapi saya bisa melihatnya meningkat hingga 5% dalam lima tahun ke depan jika, berdasarkan masalah kesehatan masyarakat yang ada di luar sana.”

    Perusahaan yang melayani tren, seperti Punkt dan Light diketahui menjual sejumlah perangkat untuk mereka yang ingin menghapuskan lebih sedikit waktu di ponsel dan media sosial.

    Tren HP jadul juga telah masuk ke media sosial. Banyak influencer yang membicarakannya di Youtube.

    “Light bukan menawarkan ‘HP bodoh’, tetapi HP yang tujuan penggunaannya lebih spesifik. HP premium, minimum, tidak berarti anti teknologi. Intinya adalah secara sadar memilih bagaimana dan kapan menggunakan teknologi yang menambah kualitas hidup pengguna,” kata pendiri Light, Joe Hollier.




    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.