Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Telkom Ternyata Setahun Raup Rp 1,4 Triliun dari GoTo
    Insight News

    Telkom Ternyata Setahun Raup Rp 1,4 Triliun dari GoTo

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 April 2023Updated:6 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. ternyata meraih pendapatan Rp 1,4 triliun dari sinergi bisnis antara Telkomsel dengan GoTo. Sinergi bisnis antara keduanya adalah hasil dari investasi Telkomsel di GoTo.

    Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah menjelaskan bahwa hasil investasi Telkomsel di GoTo tak sebatas dari potensi pengembalian investasi.

    Telkomsel juga meraih pendapatan operasional dari sinergi perusahaan dengan perusahaan teknologi hasil penggabungan Gojek dan Tokopedia tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Jadi kan salah satu alasan GoTo kita invest ada sinerginya, dengan Telkomsel, paling gampang dengan pengemudi Gojek, bisa ditawarkan kartu SIM Telkomsel,” kata Ririek dalam wawancara dengan beberapa media pada Kamis (6/4/2023).

    Pendapatan yang diraih Telkomsel dari banyak program sinergi dengan GoTo, termasuk pembelian pulsa, mencapai Rp 1,4 triliun sepanjang 2022.

    Ririek mengatakan pendapatan dari sinergi tersebut menghasilkan arus masuk uang ke kas Telkom. Di sisi lain, arus keluar uang dari kas Telkom hanya akan terjadi satu kali yaitu saat Telkomsel berinvestasi pada 2021.

    “Ada cash flow lagi nanti, setelah nanti [saham GoTo yang dimiliki Telkomsel] dijual. Selama ini belum ada arus kas apa-apa lagi,” kata Ririek.

    Telkom mencatatkan kerugian investasi yang belum direalisasikan senilai Rp 6,44 triliun dalam laporan keuangan 2022. Kerugian tersebut berdampak besar ke bottom line perusahaan, yaitu laba Rp 27,68 triliun.

    Secara spesifik, kerugian ini sebagian besar terakumulasi dari penurunan signifikan nilai investasi di GoTo. Per tanggal 31 Desember 2022, Telkomsel menilai nilai wajar investasi di GOTO dengan menggunakan nilai pasar saham GOTO sebesar Rp 91 per saham.

    Ririek menjelaskan kerugian tersebut tidak mencerminkan arus kas perusahaan karena sebatas pencatatan akuntansi. “Yang penting adalah laba operasional, yang kita lihat.”




    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.