Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Heboh Petisi Setop ChatGPT, Bill Gates Buka Suara
    Insight News

    Heboh Petisi Setop ChatGPT, Bill Gates Buka Suara

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 April 2023Updated:6 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Baru-baru ini, Elon Musk dan ribuan CEO perusahaan teknologi menandatangani petisi untuk menyetop sementara (pause) penelitian lebih lanjut soal teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Mereka menilai AI berpotensi menghancurkan peradaban manusia jika tak dibarengi regulasi yang mumpuni. Selain Musk, petisi itu ditandatangani beberapa nama besar seperti pendiri Apple Steve Wozniak dan pendiri Skype Joan Talinnm.

    Menanggapi hal ini, pendiri Microsoft Bill Gates akhirnya buka suara. Ia tak mendukung petisi tersebut karena menurutnya “tak menyelesaikan masalah”.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Teknologi ini punya banyak sekali manfaat. Yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi area yang bisa membahayakan,” kata dia, dikutip dari Reuters, Kamis (6/4/2023).

    Lebih lanjut, Gates mengatakan para bos raksasa teknologi yang menuntut penundaan pengembangan AI tak memiliki dasar yang jelas.

    “Saya benar-benar tak mengerti dengan mereka. Saya juga ragu bahwa petisi itu akan membuat negara-negara lain setuju. Kenapa harus disetop?” ia menuturkan.

    Kendati begitu, ia mengaku bahwa pendapatnya akan mendulang pro kontra. Kenyataannya, petisi untuk menunda pengembangan AI  sudah ditandatangani ribuan orang.

    Tak cuma dari latar belakang teknologi, tetapi juga berbagai sektor. Salah satunya penulis terkenal Yuval Noah Harari yang kerap membahas soal evolusi peradaban manusia.

    Sebelum menyatakan penolakannya terhadap penundaan AI, Gates lebih dulu menulis artikel di blog personalnya, GatesNotes, soal masa depan teknologi itu. Menurutnya, AI bisa menyelesaikan banyak masalah yang dihadapi dunia.

    Microsoft sendiri termasuk salah satu perusahaan yang paling kencang mengampanyekan teknologi AI. Selain menjadi salah satu perusahaan awal yang berinvestasi ke OpenAI (pembuat ChatGPT), Microsoft juga duluan mengadopsi chatbot AI ke mesin pencari Bing.




    Insight for you Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.