Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Miris! Karyawan Facebook Dipecat Gegara Video TikTok Viral
    Insight News

    Miris! Karyawan Facebook Dipecat Gegara Video TikTok Viral

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 April 2023Updated:4 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Seorang mantan karyawan Facebook mengungkap kisah miris dirinya dipecat karena video TikTok yang ia buat viral. Mantan karyawan bernama Maddie Macho tersebut dulunya bekerja sebagai perekrut di Facebook.

    Ia mengaku sangat senang ketika diterima di ekosistem Meta, perusahaan induk Facebook, pada September 2021 lalu. Tak tanggung-tanggung, Meta menawarkan gaji US$ 190.000 (Rp 1,8 miliar). Angka itu naik signifikan dari gaji Macho di Microsoft yang ‘cuma’ US$ 60.000.

    Mulai proses onboarding, Macho mengaku terkesima dengan standar kualitas tinggi yang diterapkan Meta. Namun, hal aneh mulai dirasakan ketika bergabung ke tim perekrutan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ia ditugaskan merekrut developer Android untuk Meta. Namun, karena posisi itu termasuk langka, ia dan timnya kerap ‘mendekati’ orang yang sama.

    Hari-harinya di tim rekrutmen diisi dengan sesi pelatihan dan meeting. Dalam seminggu, ia diminta mencari 50 talenta baru.

    Target itu sangat ringan jika dibandingkan pekerjaannya di Microsoft. Kala itu, ia harus mencari 500 sampai 1.000 talenta dalam sepekan.

    Merasa tak berkembang di timnya, Macho kemudian minta dipindahkan ke tim lain. Tim HR Meta menolak dengan alasan mutasi hanya bisa dilakukan untuk karyawan yang sudah bekerja lebih dari 1 tahun.

    Mulai Posting di TikTok

    Macho yang merasa ‘banyak waktu luang’ akhirnya mulai membuat konten di TikTok. Ia mengunggah topik seputar pencari kerja.

    Mulanya, ia mengumbar berbagai benefit yang melimpah jika bekerja di Meta. Hal tersebut lalu mendapat respons positif dari rekan-rekan kerjanya.

    Didasari respons positif, Macho kembali mem-posting konten di TikTok. Kali ini ia membahas soal kandidat pekerja dari latar belakang ras yang beragam. Konten itu membuat ia dipanggil bosnya dan diminta menghapus video tersebut.

    Selanjutnya, ia kembali mem-posting konten yang tak berkaitan dengan Meta atau Facebook. Kontennya cuma tentang pencari kerja secara umum, seperti tips membuat resume dan cara negosiasi gaji.

    Januari 2022, ia kembali dipanggil tim HR dan konten TikTok miliknya dipermasalahkan. Tak tahan, Macho lalu mengatakan niatannya untuk berhenti dari Meta.

    Selang sepekan, ia dinyatakan dipecat atas alasan konflik kepentingan (conflict of interest). Setelah meninggalkan Meta, ia mendapat tawaran di LinkedIn.

    Namun, pada April 2022, ia kembali mengundurkan diri dan fokus menjadi kreator TikTok. Ia kini banyak membahas soal perjalanan karir bekerja di Microsoft, Meta, dan LinkedIn.

    Ia bahkan sudah punya 7 orang dalam tim konsultannya. Ia memberi bantuan bagi pencari kerja untuk mempersiapkan wawancara, negosiasi gaji, dan hal-hal terkait lainnya.




    Insight for you Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.