Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Buka Puasa Aman Covid, Simak Pesan Epidemiolog!
    Insight News

    Buka Puasa Aman Covid, Simak Pesan Epidemiolog!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Maret 2023Updated:27 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bulan puasa tahun ini menjadi pertama kalinya sejak kasus Covid-19 mulai melandai dan mobilitas berangsur kembali normal. Namun, perlu disadari jika virus tersebut masih ada dan tidak sepenuhnya hilang, jadi tetap perlu berhati-hati untuk melakukan kegiatan bersama seperti buka puasa ataupun sahur.

    Epidemiologi, Dicky Budiman menjelaskan jika risikonya memang makin turun. Namun bukan tanpa risiko atau 0 risiko.

    Dia menjelaskan masyarakat perlu memiliki kemampuan menilai risikonya sendiri. Misalnya terkait kapan harus menggunakan dan melepaskan masker.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Jadi ini yang tentunya bergantung pada beberapa faktor, internal orangnya. Kalau internal itu dia komorbid enggak usia berapa, kategori lansia. Kalau di Australia, mayoritas saya melihat masih pakai masker,” kata Dicky yang juga peneliti Global Health Security Policy Centre for Environmental and Population Health Griffith University, Australia, kepada CNBC Indonesia, Senin (27/3/2023).

    Selain itu yang perlu jadi catatan adalah mereka yang komorbid, seperti diabetes atau gangguan imunitas. Orang dalam kategori tersebut perlu berhati-hati karena tidak pernah mengetahui apakah lingkungan sekitar ada yang membawa virus atau tidak.

    Faktor vaksin juga harus jadi catatan untuk melakukan kegiatan bersama. Dalam konteks Covid, Dicky menjelaskan terkait harus sudah mendapatkan dosis booster.

    Selain lansia dan komorbid, perlu jadi perhatian adalah anak-anak dan juga ibu hamil. Risiko lainnya adalah mereka yang bekerja dengan bertemu banyak orang seperti tenaga kesehatan dan pelayan publik.

    “Kalau lansia, cukup dengan orang terdekat yang tahu kita tahu semuanya sudah booster dan tidak dalam keadaan sakit. Buka bersama lebih baik pesan online, di rumah. Kalau di restoran cari yang setidaknya semi terbuka. Kalau di dalam tidak berdesakan,” ungkapnya.

    Dicky menambahkan jika saat ini risikonya tidak lagi bicara soal kematian atau keparahan. Namun terkait long Covid yang bisa menurunkan kualitas kesehatan.

    “Sangat merugikan. Ini yang harus dipahami. Sekali lagi tadi self risk asessment,” ujar Dicky.



    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.