Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»NASA Beberkan Kemunculan Tanda Kiamat, Simak Faktanya!
    Insight News

    NASA Beberkan Kemunculan Tanda Kiamat, Simak Faktanya!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Maret 2023Updated:26 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pada 2021 atau sekitar dua tahun lalu sempat viral di media sosial soal tanda kiamat. Tak lain, matahari diklaim terbit dari barat, berubah dari biasanya yang berasal dari timur.

    Postingan Facebook berbahasa Thailand itu juga menyinggung badan antariksa Amerika Serikat (AS) atau NASA. Lembaga tersebut disebutkan menjelaskan fenomena Matahari terbit dari barat karena Bumi berputar ke arah berlawanan.

    “NASA mengonfirmasi kemungkinan matahari terbit dari barat. Bumi berputar ke arah yang berlawanan yang menyebabkan matahari terbit dari sisi barat!!,” tulis teks tersebut yang dikutip dari AFP.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Para peneliti percaya bahwa kita sedang bergerak menuju kebalikan dari medan magnet yang akan membawa kita ke akhir umat manusia dan mendekati hari kiamat,” imbuhnya.

    Namun, faktanya NASA tak pernah mengeluarkan klaim tersebut, ungkap Associate Administrator for Communications NASA, Bettina Inclan. “Baik NASA maupun organisasi ilmiah lain tidak ada yang memprediksi matahari akan terbit dari barat,” jelasnya.

    Dia menjelaskan jika fenomena pembalikan magnet memang benar adanya. Bahkan menurut Inclan, sejumlah ilmuwan pernah mempelajari fenomena tersebut.

    Ternyata fenomena tersebut terjadi di tetangga Bumi, Venus. Planet tersebut melakukan rotasi ke arah sebaliknya.

    Venus juga punya keunikan lain. Planet itu memiliki waktu rotasi cukup lama mencapai 243 hari dan mengelilingi Matahari selama 225 hari.

    Dengan begitu menjadikan Matahari terlihat di Venus sebanyak dua kali dalam setahun. Namun lamanya mencapai 117 hari.



    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.