Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Gokil! Santri Kudus Bisa Foto Bintang Modal Kamera HP Xiaomi
    Insight News

    Gokil! Santri Kudus Bisa Foto Bintang Modal Kamera HP Xiaomi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Maret 2023Updated:25 Maret 2023Tidak ada komentar4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kamus Besar Bahasa Indonesia menyebut astronomi sebagai ilmu tentang matahari, bulan, bintang, dan planet-planet. Dari terminologi itu orang kadang berpikir kalau astronomi adalah ilmu tingkat dewa. Alias sangat susah dipelajari.

    Sebagai contoh dalam mempelajari matahari. Seseorang harus mengerti sifat-sifatnya, termasuk hitungan presisi matematis dan fisikanya. Dan bagi kebanyakan orang itu tidak mudah.

    Selain karena susah, astronomi juga kerap dipandang ilmu “elitis”. Sebab, hanya orang-orang berduit saja yang menggelutinya karena alat-alatnya mahal. Belum lagi, mereka juga belum tentu bisa bekerja di ranah astronomi karena lapangan kerjanya minim.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Biasanya, orang-orang yang serius di dunia tersebut didasari oleh satu faktor, yakni hobi.

    Namun, tak selamanya astronomi dan pegiatnya dipandang demikian. Selasa malam, (21/3/2023), CNBC Indonesia berkesempatan berbincang langsung dengan salah satu pegiat astronomi yang berupaya mematahkan pandangan tersebut. Dia ingin membumikan astronomi, khususnya di kalangan santri pesantren.

    Pegiat itu bernama Nur Sidqon, Direktur Observatorium Yanbu’ul Qur’an Kudus. Sepanjang 30 menit, Sidqon berbicara panjang lebar tentang perjalanan dan upayanya merintis astronomi di pesantren.

    Ketertarikan pria kelahiran Kendal itu terhadap astronomi tidak tumbuh dalam semalam. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), dia gemar mempelajari benda-benda langit, dari mulai planet, tata surya, sampai galaksi. Baginya, langit dan angkasa yang maha luas menghasilkan misteri besar yang sangat menarik untuk dibongkar.

    Sayang, saat SD tidak ada pelajaran khusus bernama astronomi. Semuanya tergabung dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Dan karenanya pertanyaan demi pertanyaan tentang luar angkasa masih menyeruak di benak Nur Sidqon ketika lulus dari SD.

    “Saya mulai mempelajari serius astronomi atau ilmu falak saat sekolah Madrasah Aliyah di Kudus. Saya mempelajari falak langsung dari K.H Rofi Hazi, murid dari salah satu tokoh falak nasional,” katanya saat berbincang dengan CNBC Indonesia.

    Sejak itulah Sidqon makin jatuh cinta pada falak. Beberapa jawaban dari pertanyaannya yang belum terjawab sejak SD akhirnya dapat diketahui.

    Sidqon yang sudah kadung mesra dengan astronomi memutuskan mendaftar kuliah di jurusan Ilmu Falak, UIN Walisongo, Semarang lewat jalur beasiswa santri. Beruntung, lamaran Sidqon diterima, dia pun kuliah di prodi Ilmu Falak. Selama berkuliah itulah Sidqon aktif mengembangkan minat di astronomi Islam. Mulai dari pengamatan langit, membuat teleskop, dan aktif di kegiatan astronomi.

    Sampai akhirnya dia tersadarkan akan satu hal: astronomi adalah ilmu yang tidak tersentuh masyarakat.

    “Banyak orang menganggap astronomi susah untuk dijalankan padahal menarik. Alasannya karena instrumennya relatif mahal,” ujarnya.

    Pernyataan Sidqon tidaklah salah. Di e-commerce saja harga termurahnya sekitar Rp 10 juta, sedangkan yang mahal menyentuh ratusan juta. Harga memang berbanding lurus dengan kualitas. Namun, disinilah letak masalahnya. 

    Alatnya yang mahal membuat masyarakat enggan menekuninya. Hingga akhirnya dia merumuskan satu kegiatan baru bernama mobile astrophotography. Sesuai namanya, kegiatan itu berupaya memanfaatkan smartphone untuk memotret situasi angkasa.

    Kata Sidqon, “dalam menikmati astronomi media yang paling manjur adalah dengan foto atau dokumentasi. Foto berupaya menyederhanakan astronomis yang rumit menjadi lebih indah. Dan kamera HP membuat orang dapat menikmatinya.”

    Kegiatan ini bukan guyonan. Sidqon benar-benar melakukannya. Awalnya dia menggunakan Xiaomi Mi4 yang memiliki kamera terbaik dari segi lensa, kerapatan gambar, dan tingkat pencahayaan (ISO). Berkat HP seharga Rp 1 jutaan itulah dia sukses mengabadikan benda langit, termasuk galaksi bimasakti.

    Keberhasilan itulah yang membuatnya mendirikan komunitas mobile astrophotography pertama di Indonesia. Satu per satu orang mulai bergabung dengannya untuk memotret langit hanya dari HP berharga Rp 1-3 jutaan, jauh di bawah harga teleskop profesional.

    Mobile Astrophotography lantas memantik orang menyukai astronomi meski dalam ranah amatir. Begitu juga para santri di pesantren Aly TBS dan Yanbu’ul Quran Kudus yang kini diasuhnya.

    Bagi para santri, mengetahui rupa alam semesta hanya dari HP membuat mereka mengetahui kehebatan dari Allah Swt, sehingga jadi sadar kalau mereka tidak ada apa-apanya. Akibatnya pemahaman iman dan taqwa mereka semakin tebal.

    “Santri memiliki antusias tinggi. Di pesantren sebetulnya sudah banyak mata pelajaran yang beririsan dengan astronomi atau falak. Namun, tidak semua pesantren punya observatorium. Karenanya HP menjadi semacam jembatan atas hal ini,” ungkap Sidqon.

    Karena HP memungkinkan orang memotret banyak angle di langit, komunitasnya, khususnya Sidqon sendiri, beberapa kali diajak kerjasama oleh astronom profesional dari berbagai kampus ternama. Sejak diikutsertakan itulah nama Nur Sidqon sebagai santri sukses naik daun dan dikenal sebagai perintis fotografi astronomi via HP di Indonesia.


    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.