Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Diblokir AS, TikTok Hapus Semua Data Pengguna
    Insight News

    Diblokir AS, TikTok Hapus Semua Data Pengguna

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Maret 2023Updated:24 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – CEO TikTok, Shou Chew, membantah induk perusahaannya ByteDance merupakan agen pemerintah China. Pernyataan ini menjawab klaim berulang kali yang dikeluarkan Amerika Serikat (AS) soal hubungan aplikasi video pendek dengan pemerintah China. 

    “Izinkan saya menyatakan ini dengan tegas, ByteDance bukan agen China atau negara lainnya,” kata Chew dalam sambutan tertulis yang dirilis Komite Energi dan Perdagangan, dikutip dari Engadget, Jumat (24/3/2023).

    Chew juga menegaskan TikTok tidak bertanggung kepada pemerintah China. ByteDance, kata dia, merupakan perusahaan global yang didirikan oleh pengusaha China.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Engadget mencatat pernyataan Chew mirip seperti yang telah diungkapkan TikTok dalam beberapa tahun terakhir. Dia juga merinci soal fitur keamanan aplikasi.

    Salah satunya adalah terkait fitur yang ditunjukkan untuk pengguna remaja. Chew juga menjelaskan terkait Project Texas sebagai inisiatif Tiktok bernilai miliaran dolar untuk mengunci data pengguna di AS.

    TikTok Hapus Semua Data Pengguna AS

    Chew mengatakan TikTok telah memulai proses menghapus riwayat data pengguna AS mulai awal Maret ini. Seluruh prosesnya dia harapkan dapat diselesaikan pada akhir 2022 mendatang.

    Cara ini dilakukan untuk mendukung klaim TikTok tak terkait apapun dengan China. Menurut Chew, tak ada jalan pemerintah China untuk mengakses atau memaksa akses pengguna aplikasi asal AS.

    “Di bawah struktur ini, tidak ada cara untuk pemerintah China mengaksesnya atau memaksa akses ke sana,” ungkapnya.

    Belum lama ini, AS kembali menyerukan hubungan erat TikTok dengan China. Pejabat setempat menegaskan aplikasi bisa dilarang di seluruh negeri jika ByteDance tidak melepaskan diri dari perusahaan.

    Anggota dari dua partai juga telah mendukung rancangan aturan untuk presiden Joe Biden dan pemerintahannya melarang penggunaan TikTok.



    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.