Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Rahasia Apple Tidak PHK Massal Seperti Google dan Facebook
    Insight News

    Rahasia Apple Tidak PHK Massal Seperti Google dan Facebook

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 Maret 2023Updated:23 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Di tengah kabar PHK karyawan yang dilakukan perusahaan teknologi seperti Google dan Facebook, Apple tetap bertahan tanpa mengambil jalan tersebut. Rahasianya apa ya?

    Jika dibandingkan dengan perusahaan teknologi lain, Apple menghasilkan profit lebih tebal, yakni sekitar US$30 miliar (Rp461 triliun) pada kuartal terakhir. Apple juga memiliki reputasi untuk melindungi stabilitas mereka.

    Selain faktor-faktor tersebut, Apple punya momentum yang unik.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Harga saham Apple telah naik sekitar 20% sepanjang tahun. Dalam tiga bulan dari sekarang, manajemen disebut siap meluncurkan headset dan sistem operasi realitas campuran baru, sebuah platform yang diharapkan perusahaan akan menjadi unggulan di era pasca-iPhone.

    Dikutip dari Bloomberg, Selasa (21/3/2023), para eksekutif Apple dipandang sebagai salah satu pemikir paling taktis di industri teknologi. PHK menandakan sebuah kesalahan strategis, atau ekonomi global berada dalam kondisi yang lebih buruk daripada yang ditakuti orang.

    Jika dilihat dari sisi perekrutan karyawan, Apple menghindari hal tersebut saat masa pandemi. Di sisi lain, sebagian besar perusahaan teknologi lain terus menambah jumlah pegawai selama pandemi.

    Meta misalnya, yang menghabiskan miliaran untuk membangun metaverse yang sampai saat ini belum membuahkan hasil. Amazon, Microsoft, dan Google, juga masuk ke pasar baru yang berada di luar bisnis inti mereka.

    Faktor-faktor lain berada di luar kendali, seperti lonjakan suku bunga, fluktuasi mata uang, dan perang di Ukraina, belum lagi pandemi yang berkepanjangan, membuat perusahaan teknologi lain melakukan PHK.

    Apple juga terpukul, penjualan turun 5% pada kuartal terakhir, dan diperkirakan akan turun dengan jumlah yang sama pada periode saat ini. Tapi turunnya penjualan dinilai masih dalam posisi yang lebih baik.

    Konon, perusahaan masih berusaha keras untuk menahan biaya dan membuat operasinya lebih efisien – sebuah proses yang dimulai musim panas lalu, lebih awal dari upaya pengetatan di banyak perusahaan besar lainnya.



    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.