Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ilmuwan Ungkap Ancaman Mengerikan, Bumi di Ambang Kiamat?
    Insight News

    Ilmuwan Ungkap Ancaman Mengerikan, Bumi di Ambang Kiamat?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Maret 2023Updated:23 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Seorang ilmuwan NASA memperingatkan bahwa ada ancaman asteroid besar yang menghantam Bumi dan jauh lebih menakutkan daripada yang diperkirakan sebelumnya.

    Menurut laporan Science.org, mantan kepala ilmuwan NASA James Garvin memiliki kekhawatiran kuat bahwa lokasi tumbukan sebelumnya sebenarnya membentang puluhan kilometer lebih jauh dari yang ia yakini.

    Dia juga berspekulasi setiap peristiwa dampak secara substansial dapat lebih keras. Menurutnya, mereka mungkin 10 kali lebih merusak daripada bom nuklir terbesar yang pernah diledakkan di muka bumi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Data topografi semacam itu memungkinkan penilaian ulang peran dampak semacam itu dalam sejarah Bumi baru-baru ini dan menghadirkan implikasi untuk Pertahanan Planet,” tulis laporan baru itu yang dikutip New York Post, Rabu (22/3/2023).

    Citra beresolusi tinggi baru telah digunakan untuk mempelajari empat kawah yang dibuat dalam jutaan tahun terakhir, yakni Pantasma di Nikaragua, Bosumtwi di Ghana, Iturralde di Bolivia, dan Zhamanshin di Kazakhstan, dalam upaya memetakan efek asteroid dalam tiga dimensi.

    Kemudian algoritma yang digunakan Garvin untuk penelitian permukaan Mars telah diterapkan untuk menentukan lebih lanjut tentang topografi kawah, di mana kawah Pantasma meluas dari 14,8 kilometer menjadi 35,2 dalam keadaan ini.

    Namun, beberapa komunitas ilmiah belum siap untuk membuat sekuel Armageddon ala Gavin tersebut.

    “Fitur-fitur itu sangat halus sehingga saya tidak berpikir mereka mengatakan ‘lingkaran struktural besar’,” kata Gordon Osinski, seorang ilmuwan planet di Western University.

    Brandon Johnson, seorang ilmuwan planet dari Universitas Purdue, menyatakan bahwa perluasan itu bisa jadi hanya puing-puing yang disebabkan oleh tumbukan.

    Padahal, Garvin mengatakan bahwa puing-puing seperti itu tidak akan terlihat jelas setelah jutaan tahun erosi.

    Meskipun begitu, lebih banyak penelitian lapangan perlu dilakukan di sini sebelum menyimpulkan tentang batuan luar angkasa dan apa yang mungkin terjadi di planet Bumi.

    “Kami belum membuktikan apapun,” pungkas Garvin.



    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.