Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Alasan Baju Baru Astronaut NASA Bukan Warna Putih
    Insight News

    Alasan Baju Baru Astronaut NASA Bukan Warna Putih

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Maret 2023Updated:19 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Seperti yang kita tahu sejak lama, kostum astronaut selalu berwarna putih. Namun desain terbaru menunjukkan pakaiannya berwarna gelap.

    Pakaian astronaut berwarna putih didesain untuk memantulkan panas, termasuk melindungi penggunanya dari suhu ekstrem. Oleh karena itu, baik astronaut NASA, kosmonot Rusia, maupun wisatawan antariksa SpaceX selalu mengenakan baju berwarna putih.

    Namun, warna putih tak terlihat di desain baru baju astronaut NASA yang rencananya digunakan untuk misi pendaratan di bulan. Pekan ini, desain baru baju astronaut NASA dipamerkan oleh NASA dan Axiom Space Inc. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Baju yang diberi nama Axiom Extravehicular Mobility Unit (AxEMU) tersebut akan digunakan oleh kru misi Artemis. Axiom Space, dalam siaran persnya, menjelaskan alasan baju yang dipamerkan tidak berwarna putih.

    “Baju astronaut yang dikenakan untuk misi ke Bulan harus berwarna putih untuk memantulkan panas dan melindungi astronaut dari suhu tinggi ekstrem. [Baju yang dipamerkan] menggunakan lapisan untuk menyembunyikan desain rahasia yang dilindungi paten.”

    Pakaian baru ini akan digunakan setelah lebih dari 50 tahun astronaut NASA menggunakan baju luar angkasa dengan desain yang sama.

    Axiom bekerja sama dengan desainer kostum Esther Marquis dari serial Apple TV+, For All Mankind. Tugasnya adalah membuat lapisan penutup khusus pengguna logo dan warna merek Axiom Space.

    “Kami melanjutkan warisan NASA merancang pakaian antariksa canggih dengan begitu memungkinkan astronaut beroperasi dengan aman dan efektif di Bulan,” kata presiden dan CEO Axiom Space, Michael T. Suffredini, dikutip dari laman resmi perusahaan, Kamis (16/3/2023)

    “Baju antariksa Artemis III dari Axiom Space akan siap menghadapi tantangan kompleks pada kutub selatan bulan dan membantu mengembangkan pemahaman kita mengenai Bulan dan memungkinkan bisa hadir dalam jangka panjang di sana.”

    Pakaian itu menjanjikan astronaut kemampuan untuk eksplorasi antariksa sambil menyediakan sistem manusia untuk hidup dan bekerja dan sekitar Bulan.

    “Kami dengan hati-hati mempertimbangkan pelajaran bertahun-tahun yang dipelajari oleh NASA dan menggunakan pengalaman itu untuk membuat baju luar angkasa untuk Bulan dan pelanggan Axiom Space kami di masa depan,” kata manajer program Extravehicular Activity (EVA) Axiom Space, Mark Greeley.

    Sementara itu, Artemis III dijadwalkan mendarat di Bulan di wilayah Kutub Selatan pada 2025 mendatang.



    High Technology Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.