Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»TikTok Punya Fitur Baru, Ancaman untuk Ruangguru-Zenius
    Insight News

    TikTok Punya Fitur Baru, Ancaman untuk Ruangguru-Zenius

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Maret 2023Updated:15 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Layanan edu-tech nampaknya akan segera tergeser dengan TikTok. Aplikasi asal China itu baru saja memperkenalkan layanan pendidikan serupa di dalam platform.

    Engadget melaporkan TikTok meluncurkan feed khusus STEM (science, technology, engineering, math). Laman tersebut hanya akan menampilkan video yang mendidik saja di dalamnya, dikutip Rabu (15/3/2023).

    Jadi, video-video itu terpisah dengan feed biasanya yang menampilkan konten hiburan. Pengguna bisa mendapatkan konten membuat kode atau mendiskusikan eksperimen.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    TikTok bekerja keras menghindari misinformasi pada bagian baru ini. Platform bekerja sama dengan kurator Common Sense Networks untuk mempelajari konten dan memastikan relevan dengan feed STEM.

    Bukan hanya Common Sense, TikTok juga bekerja sama dengan pemeriksa fakta Poynter. Lembaga ini bekerja untuk memeriksa akurasi konten.

    Video yang tidak lolos kedua pemeriksaan tersebut tak akan bisa masuk ke dalam feed khusus STEM ini, ungkap laporan Engadget.

    TikTok baru memastikan kehadiran feed STEM ini di Amerika Serikat (AS) pada minggu-minggu mendatang. Belum diketahui kapan akan diluncurkan di negara lain termasuk Indonesia.

    Sementara itu, TikTok terus menghadapi gempuran larangan aplikasinya digunakan pada ponsel pegawai pemerintahan. Terakhir adalah Inggris, menyusul Uni Eropa, Amerika Serikat (AS), dan Kanada.

    Para pejabat di masing-masing negara khawatir TikTok mengumpulkan informasi sensitif pegawai pemerintahan dan memberikan pada pemerintah atau dinas intelijen China.

    Sebelumnya, riset menunjukkan Gen Z juga sudah mulai meninggalkan Google dan menjadikan TikTok sebagai sumber pencarian informasi. Selain itu, beberapa korban PHK mengaku mendapat tawaran kerja baru dari TikTok ketimbang LinkedIn. 

    Hal ini menunjukkan TikTok yang semula berperan sebagai media sosial saja, kini sudah berkembang lebih jauh lagi.



    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.