Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Awas Download Video YouTube, Ada Wabah Malware Curi Data
    Insight News

    Awas Download Video YouTube, Ada Wabah Malware Curi Data

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Maret 2023Updated:14 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Jebakan malware tengah menjangkit video yang beredar di Youtube. Jumlah video Youtube yang mengandung malware melonjak hingga empat kali lipat dalam beberapa bulan terakhir.

    Perusahaan intelijen siber CloudSEK menyatakan lonjakan video Youtube mengandung Malware terdeteksi sejak November 2022. Malware yang menyebar lewat video YouTube termasuk Vidar, RedLine, dan Raccoon.

    Konten malware di video YouTube tersebut menulari HP hingga laptop yang digunakan untuk mengunduh konten. Kemudian, malware beraksi mencuri data pribadi dari perangkat korbannya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sebagian besar video yang teridentifikasi mengandung malware adalah video instruksi cara mengunduh ilegal software populer seperti Adobe Photoshop, Premier Pro, Autodesk, hingga AutoCad.

    Video tutorial berisi malware tersebut dikemas dengan sangat baik dengan rekaman layar, petunjuk bertahap berbentuk audio, hingga penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan “manusia virtual” sebagai pembawa acara.

    Berbagai konten tersebut mengesankan video berisi malware merupakan konten profesional yang dipublikasikan oleh entitas yang bisa dipercaya.

    CloudSEK mencatat bahwa penggunaan video berteknologi AI saat ini sangat populer. AI digunakan untuk membuat video edukasi, rekruitmen, hingga pemasaran.

    Malware yang tertanam di video YouTube adalah jenis Infostealers, yaitu virus yang berfungsi menembus sistem keamanan perangkat untuk mencuri informasi pribadi mulai dari password hingga detail pembayaran.

    CloudSEK menyatakan YouTube adalah salah satu sasaran empuk penyebaran malware karena jumlah penggunanya yang mencapai 2,5 miliar setiap bulan. AI digunakan untuk membohongi sistem penyaringan konten otomatis YouTube.

    Peneybar malware juga menggunakan label yang spesifik untuk regional tertentu, menambahkan komentar palsu, dan mengunggah 5-10 video setiap jam untuk menghindari pemblokiran oleh YouTube.

    Video Youtube yang mengandung malware juga ditemukan memanfaatkan layanan penyingkat tautan seperti bit.ly dan layanan hosting seperti MediaFire.

    CloudSEK mengingatkan pengguna YouTube agar berhati-hati dalam mengklik tautan yang tidak dikenal dan memperkuat sistem keamanan perangkat mereka dengan memanfaatkan autentikasi dua faktor.



    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.