Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Setelah Turki & Suriah! RI Diramal Kena Gempa Besar
    Insight News

    Setelah Turki & Suriah! RI Diramal Kena Gempa Besar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Maret 2023Updated:12 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Belum lama ini, ribuan jiwa menjadi korban meninggal di Suriah dan Turki setelah kedua negara diguncang gempa bumi besar bermagnitudo 7,8. Gempa tersebut merupakan yang terkuat sejak gempa yang juga berkekuatan 7,8 Skala Richter menerjang Provinsi Erzincan pada 1939 dan merenggut 30.000 nyawa.

    Siapa sangka, bencana alam ini sebelumnya juga sudah diprediksi oleh ahli kegempaan asal Belanda bernama Frank Hoogerbeets. Ia pun kembali memberikan memprediksi potensi gempa di beberapa wilayah di dunia.

    Hoogerbeets menyebutkan gempa besar akan mengguncang di sejumlah wilayah Indonesia pada awal Maret.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia menyebutkan gempa akan melanda wilayah Indonesia dengan kekuatan hingga magnitudo 8. Wilayah yang berpotensi gempa besar tersebut adalah Sulawesi, Halmahera dan Laut Banda.

    “Daerah yang terkena dampak dapat membentang ribuan kilometer, dari Semenanjung Kamchatka dan Kepulauan Kuril di Timur Jauh Rusia, sampai ke Filipina … Sulawesi, Halmahera, mungkin Laut Banda, Indonesia,” kata Hoogerbeets.

    Para ahli gempa lain pun bereaksi untuk mengomentari prediksi gempa tersebut. Irwan Meilano, Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) Institut Teknologi Bandung (ITB), menjelaskan para pakar kegempaan cukup berhati-hati untuk tidak mengatakan soal prediksi gempa. Dia mengatakan mereka memiliki kode etik untuk membicarakannya.

    Alih-alih mengatakannya sebagai prediksi, mereka yang bekerja di bidang kegempaan akan menyebutnya sebagai potensi.

    “Kami pakar gempa berhati-hati untuk tidak mengatakan prediksi. Kita hanya bicara potensi,” katanya, sebagaimana dilaporkan detik.com, dikutip Sabtu (11/3/2023).

    Menanggapi pernyataan Hoogerbeets, Irwan menjelaskan prediksi terjadi gempa di wilayah tersebut mungkin terjadi. Alasannya karena di sana merupakan wilayah yang sangat aktif.

    “Kalau gempa terjadi benar nih prediksinya. Ya karena wilayah Indonesia potensinya tinggi,” jelasnya. “Tapi kemudian kita biasanya berhati-hati tidak menyebutkan sebagai prediksi, tapi menyebutkan sebagai kata potensi”.



    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.