Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mahfud MD Kaget Ada Profesor Sebar Berita Hoaks di Grup WA
    Insight News

    Mahfud MD Kaget Ada Profesor Sebar Berita Hoaks di Grup WA

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Maret 2023Updated:12 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah berita hoaks menyasar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Berita itu menuduh bahwa Mahfud melakukan korupsi dan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Mahfud menyampaikan hal tersebut di tengah acara Musyawarah Nasional XIII BKSPTIS di Universitas Islam Indonesia (UII). Dalam pemaparannya ia menampilkan sejumlah contoh berita hoaks dan salah satunya menyasar dirinya.

    “Breaking News: Semua Aset Mahfud MD Disita KPK!! Menggegerkan, Penyidik KPK Temukan Kasus Korupsi Baru Menko Polhukam” demikian judul berita yang ditampilkan dalam layar besar.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Berita itu disertai sebuah foto Mahfud yang diedit mengenakan rompi tahanan dan dikelilingi sejumlah petugas KPK.

    Mahfud pun heran berita hoaks dengan foto hasil editan bisa mengelabui seorang profesor yang tergabung dalam grup WhatsApp (WA) guru besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).

    “Bapak-bapak di sini ada yang ikut grup WA Guru Besar KAHMI? Ada, ada. Profesor yang mengedarkan ini coba, di grup profesor,” kata Mahfud dikutip darp tayangan ulang acara tersebut di YouTube, Kamis (9/3/2023).

    “Lalu dibahas ‘Pak Mahfud harus menjelaskan dari mana hartanya’, ‘waduh’ saya bilang. Profesor koplak, percaya kaya gini,” imbuhnya.

    Beredarnya hoaks ini membuat Mahfud ingin menguji polisi siber yang dimiliki Indonesia. Ia ingin tau kemampuan Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Mabes Polri untuk mencari pembuat dan penyebar konten hoaks tersebut. Dia meyakini para anggota mampu mengusutnya

    “Mangkanya saya tadi mau ngetes kehebatan cyber police kita polisi siber. Ini mau saya kasihkan kepada Bareskrim, cari orangnya dan penyebarnya. Polisi kita mampu melakukan itu,” kata dia.

    Ia ingin menunjukan bahwa polisi siber bisa mengejar semua kabar hoaks seperti ini, jika mau. “Tapi kita kan persuasif, nah kalau saya jadi alat tes kan gaoaoa persuaif untuk alat tes. Beredarnya tanggal berapa melalui kanal apa lebih dulu siapa yang upload pertama. Oh disitu di ambil,” terangnya.

    Jadi ia berpesan untuk hati-hati dalam membagikan suatu kabar. Karena dalam Undang-undang yang terjerat bukan hanya pembuat, tapi juga mereka yang menyebarkan berita tersbuet.

    “Hati-hati jangan suka share, karena di Undang-undang itu barang siapa membuat dan mendistribusikan.”pungkasnya.


    Hitech for better life Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.