Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos ChatGPT Bayar Rp 2,7 T Biar Manusia Panjang Umur, Simak!
    Insight News

    Bos ChatGPT Bayar Rp 2,7 T Biar Manusia Panjang Umur, Simak!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Maret 2023Updated:11 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bos ChatGPT, Sam Altman, menggelontorkan dana pribadinya ke startup ‘Retro Bioscience’ senilai US$180 juta (Rp 2,7 triliun). Dia mengikuti jejak pengusaha lainnya seperti Peter Thiel dan Jeff Bezos yang berinvestasi pada penelitian untuk membuat manusia panjang umur.

    Laporan MIT Technology Review menyebutkan CEO OpenAI itu jadi satu-satunya pendukung Retro. Startup itu punya misi untuk menambah usia manusia hingga 10 tahun. Selain itu, Retro juga berencana merancang terapi untuk mencegah berbagai jenis penyakit, dikutip dari Business Insider, Jumat (10/3/2023).

    Altman mengatakan startup tersebut membutuhkan banyak uang untuk mengejar teknologi dan ide mahal nan sulit. Ia ternyata sudah cukup lama kepincut soal umur panjang.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Laporan yang sama menyebutkan minatnya muncul sekitar 8 tahun lalu saat menemukan penelitian mengenai ‘darah muda’, atau eksperimen yang melibatkan infus tikus yang lebih tua dengan darah hewan pengerat lebih muda.

    Di sisi lain, Retro tak banyak mengumbar portofolionya. Situs webnya hanya menuliskan ‘dimulai dengan pemrograman ulang sel, terapi yang terinspirasi dari autophagy dan plasma’.

    Altman menyebutkan fokus Retro adalah menjadi startup yang berkualitas. Sebab, apa yang dikerjakan merupakan hal langka.

    “Ini menggabungkan sains hebat dan sumber daya perusahaan besar dengan semangat startup yang menyelesaikan banyak hal,” kata Altman.

    Pengembangan penelitian untuk memperpanjang rentang hidup manusia tak hanya dilakukan oleh Retro. Sejumlah inisiatif serupa terus bermunculan dalam beberapa tahun terakhir.

    Salah satunya adalah Rejuveron Life Sciences, perusahaan biotek Swiss dengan fokus terapi penyakit terkait usia. Sedangkan Altos Labs berfokus pada peremajaan sel.



    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.