Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Kuasai Orbit Bumi, China Lawan Habis-Habisan
    Insight News

    Elon Musk Kuasai Orbit Bumi, China Lawan Habis-Habisan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Maret 2023Updated:8 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – China punya misi ambisius untuk mengalahkan Elon Musk di luar angkasa. Negara itu kabarnya tengah menyiapkan jaringan satelit untuk mengalahkan dominasi Starlink.

    Tim peneliti yang dipimpin oleh profesor Xu Can dari People’s Liberation Army’s (PLA) Space Engineering University, tengah menyiapkan 12.992 satelit yang siap diangkut ke orbit rendah Bumi.

    “Proyek satelit ini memastikan negara kami punya tempat di orbit rendah dan mencegah konstelasi Starlink mengambil semua sumber daya orbit rendah,” kata tim penelitiĀ dikutip dari Business Insider, Rabu (8/3/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Satelit proyek GW itu berasal dari China Satellite Network Group. Namun belum dipastikan waktu jaringan satelit itu akan dilepaskan di angkasa.

    Satelit-satelit itu disiapkan untuk mengalahkan Starlink. Ini bisa terlihat dari penempatannya di lokasi yang sama dengan StarlinkĀ dan di lokasi yang tak terjangkau Starlink.

    Tim peneliti China juga mengembangkan proyeknya di luar negara tersebut. Mereka mengajak pemerintah lain bekerja sama dalam proyek GW.

    Sementara itu, satelit yang disiapkan dilaporkan dilengkapi dengan muatan anti-Starlink. Beberapa satelit disebut bisa mengawasi satelit lainnya pada jarak yang pendek dan panjang.

    Di sisi lain, jaringan Starlink dari SpaceX memang terus dikembangkan dan berusah mendominasi antariksa. Jumlahnya dilaporkan akan bertambah mencapai 40 ribu, dari yang tersedia sekarang 3.000 satelit.

    Kabarnya Starlink juga bisa menerima data dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Ini dilakukan untuk merencanakan atau mengoordinasikan posisi mereka.

    Satelit Starlink juga dilengkapi sensor pengawas yang bisa melakukan pemantauan langsung dari luar angkasa.



    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.