Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Diet Jenis Ini Bisa Bikin Kolesterol Tinggi, Hindari Ya!
    Inspiring You

    Diet Jenis Ini Bisa Bikin Kolesterol Tinggi, Hindari Ya!

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman6 Maret 2023Updated:6 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ada banyak metode diet yang diklaim efektif menurunkan berat badan. Meski demikian, Anda harus lebih berhati-hati saat memilih metode diet, sebab ada jenis diet yang menurut studi bisa meningkatkan kadar kolesterol tinggi dan memicu serangan jantung. 

    Dilansir dari CNN, sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa diet keto berkaitan erat dengan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan risiko kardiovaskular atau penyakit jantung, seperti penyumbatan arteri, serangan jantung, dan stroke.

    Dalam diet keto, seseorang membatasi asupan karbohidratnya hanya 20 sampai 50 sehari, semakin rendah karbohidrat disebut semakin baik. Keto atau ketosis adalah keadaan metabolisme yang terjadi ketika organ hati menggunakan lemak yang tersimpan untuk menghasilkan keto untuk energi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Studi kami menemukan konsumsi teratur dari diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak dikaitkan dengan peningkatan kadar kolesterol LDL dan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi,” sebut penulis utama studi, Dr. Iulia Iatan dengan Klinik Pencegahan Program Jantung Sehat, Rumah Sakit St. Paul dan Pusat Inovasi Paru Jantung Universitas British Columbia, dikutip Senin (6/3/2023).

    Dalam studi tersebut, para peneliti membandingkan 305 orang yang melakukan diet keto dengan sekitar 1.200 orang yang melakukan diet standar. Penelitian tersebut menggunakan informasi kesehatan dari database Inggris UK Biobank yang memantau orang selama setidaknya satu dekade.

    Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa orang yang menjalankan diet keto memiliki tingkat kolesterol jahat dan apolipoprotein B yang lebih tinggi. Apolipoprotein B adalah protein yang melapisi protein kolesterol LDL dan dapat meningkatkan risiko kardiovaskular.

    Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa total asupan lemak peserta diet keto lebih tinggi.

    “Setelah rata-rata 11,8 tahun masa tindak lanjut, orang yang menjalani diet rendah karbohidrat berisiko dua kali lebih tinggi terkena penyakit jantung. Beberapa adalah kejadian kardiovaskular utama, seperti penyumbatan arteri, serangan jantung, stroke, dan penyakit arteri perifer,” ujar para peneliti.

    Iatan mengatakan, alasan penelitian ini dilakukan adalah karena dia menemukan pasien di klinik pencegahan kardiovaskularnya dengan hiperkolesterolemia parah setelah menjalani diet rendah karbo.

    Hiperkolesterolemia adalah kondisi ketika kadar kolesterol di dalam darah terlalu tinggi diketahui dapat meningkatkan risiko seseorang menderita serangan jantung atau kardiovaskular lainnya.


    Artikel Selanjutnya


    Sering Makan Telur Bikin Kolesterol Tinggi, Mitos atau Fakta?

    (hsy/hsy)


    Selalu Semangat Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.