Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Viral Bule Bali Protes Ayam Berkokok, Tuduh Ada Praktik Judi
    Inspiring You

    Viral Bule Bali Protes Ayam Berkokok, Tuduh Ada Praktik Judi

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman5 Maret 2023Updated:5 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejumlah warga negara asing (WNA) di Bali membuat petisi yang memprotes suara kokokan ayam pada dan siang hari. Mereka menyebut suara itu telah mengganggu ketenangan turis.

    Dalam laporan Detik.com, Kepala Seksi Trantib Kecamatan Kuta Selatan I Kadek Agus Alit Juwita menyebut petisi itu dilayangkan pada Kamis (2/3/2023) oleh 10 orang WNA.

    “Jadi ayamnya itu berkokok setiap hari dan dia keberatan berkokoknya itu di kala subuh (pukul 4-5 pagi), siang juga berkokok,” kata Alit Juwita kepada Detik Bali.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Setelah itu, salah satu WNA berkewarganegaraan Rusia yang tinggal di Anuma Bay View, datang ke kantor Trantib dengan pihak homestay bernama Agus. Ia bersama tamu lainnya mengaku sudah menginap selama sebulan lebih.

    Alit mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya melakukan mediasi, namun upayanya itu berakhir gagal.

    Kemudian, salah satu WNA bernama William menuding pemilik ayam itu terlibat judi sabung ayam. Ia mengklaim bahwa pemilik ayam itu mempertarungkan ayamnya dan menyebut hal itu ilegal di Indonesia.

    “Dia itu bertarung ayam dan itu ilegal di Indonesia. Hukum lemah. Pria ini (sang pemilik) memiliki banyak ayam yang berkokok mulai jam 3 pagi, membuat orang lain tidak bisa tidur,” tuturnya.

    Setelah penelusuran, ayam-ayam itu ternyata merupakan milik Wayan Agus Juli, warga Pondok Mekar 2 di Jalan Kampus Udayana, Jimbaran. William sempat menawarkan Rp 500 ribu untuk memindahkan ayam-ayam itu tapi ditolak.

    Atas petisi ini, Wayan Agus mengaku cuek. Agus mengaku enggan memindahkan ayam jagonya yang ditaruh di sangkar bambu itu sebab ia lahir dan besar di lingkungan itu.

    “Saya nggak peduli. Saya lho udah dari zaman Belanda di sini kakek dan nenek saya,” kata Agus sambil tertawa.


    Artikel Selanjutnya


    Siap-siap, RI Bakal Gelar SPORTEL BALI 23-24 Februari 2023

    (hsy/hsy)


    Techno update True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.