Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Rela Tidur di Kantor demi Elon Musk, Manajer Twitter Kena PHK
    Insight News

    Rela Tidur di Kantor demi Elon Musk, Manajer Twitter Kena PHK

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Punya ‘muka’ di kantor sepertinya tidak cukup untuk terhindar dari PHK. Hal ini terbukti pada salah satu karyawan Twitter yang sempat viral dan disebut sebagai ‘anak emas’ Elon Musk.

    Si anak emas itu bernama Esther Crawford. Ia sempat viral beberapa saat lalu setelah fotonya tidur di lantai dengan menggunakan kantong tidur tersebar luas di media sosial.

    Crawford adalah direktur manajemen produk Twitter. Ia pertama kali membuat heboh pada November tahun lalu karena tidur di kantor pusat perusahaan di San Francisco. Saat itu diketahui Musk tengah memberi deadline untuk merombak paket langganan “Twitter Blue”.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ketika Musk secara pribadi mengunjungi kantor Twitter beberapa hari sebelumnya, Crawford mendekatinya di kedai kopi kantor dan meminta pertemuan empat mata, dilaporkan The Financial Times, mengutip sumber yang mengetahui situasi tersebut.

    Crawford yang bergabung dengan Twitter pada Desember 2020, ingin menyampaikan kepada Musk tentang gagasannya seputar sistem pembayaran di platform media sosial tersebut.

    Langkah berani Crawford membuat kesal beberapa karyawan Twitter, termasuk atasan yang lebih senior karena melangkahi kepala manajemen untuk berbicara dengan Musk.

    “Dia bukan siapa-siapa yang menjadi seseorang karena dia bersedia menjual jiwanya untuk ketenaran selama 15 menit. Itu menjijikkan,” kata mantan staf senior Twitter kepada The Financial Times, dikutip Kamis (2/3/2023).

    Crawford yang berusia 39 tahun sejak itu telah menjadi pimpinan yang berpengaruh dan termasuk karyawan sisa di Twitter sejak Musk menerapkan PHK besar-besaran.

    Dia dilaporkan mengawasi penerapan “Twitter Blue” yang telah diubah dan menjadi salah satu inisiator untuk menambahkan fungsionalitas pembayaran.

    Crawford telah mengumpulkan lebih dari 50.000 pengikut di Twitter, di mana dia mem-posting tweet terkait perusahaan dan saran karier yang menginspirasi.

    [Gambas:Twitter]

    Namun, mengutip laporan TechCrunch, ia menjadi salah satu karyawan yang masuk dalam gelombang PHK terbaru Twitter.

    Dikabarkan bahwa Twitter telah memberhentikan setidaknya 50 karyawan lagi, menurut laporan dari The Information dan postingan di media sosial mantan pekerja.

    Tampaknya Crawford menjadi salah satunya. Alex Heath dari The Verge mengonfirmasi bahwa Crawford dan sebagian besar tim produk yang tersisa diberhentikan akhir pekan ini.

    Keputusan ini membuat banyak orang berspekulasi bahwa Musk sedang membersihkan rumah untuk mendekorasi ulang dengan rezim baru.



    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.