Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Covid Minggir, Ahli Flu Dunia Rapat Bahas Ancaman Virus Ini
    Insight News

    Covid Minggir, Ahli Flu Dunia Rapat Bahas Ancaman Virus Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Februari 2023Updated:27 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ancaman baru setelah pandemi Covid-19 mulai menghantui dunia. Bahkan para ahli influenza melakukan pertemuan untuk membahas ancaman dari penyakit terbaru ini.

    Ancaman itu berasal dari varian baru flu burung atau H5N1. Dalam beberapa bulan terakhir dilaporkan penyebarannya begitu cepat.

    Sebagai informasi, para ilmuwan, regulator, serta produsen vaksin melakukan pertemuan bersama. Di sana mereka akan menetapkan varian flu untuk masuk dalam pengembangan vaksin musim dingin berikutnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selain itu diskusi juga seputar risiko virus hewan yang menularkan kepada manusia dan akhirnya menciptakan pandemi baru.

    Kali ini H5N1 clade 2.3.4.4b jadi topik utama pertemuan sekarang, ungkap WHO dan ahli flu global kepada Reuters.

    Direktur WHO untuk kesiapan global, Sylvie Brand mengatakan dunia memang lebih siap dibandingkan saat Covid-19 menyerang dunia tiga tahun lalu. Namun ini tak bisa jadi tolak ukur kesiapan untuk menghadapi flu baru.

    “Kita kini lebih siap (dibanding saat menghadapi Covid), tetapi meskipun kita lebih siap, kita tidak akan pernah cukup siap,” jelasnya. “Kita harus terus meningkatkan upaya bersiap menghadapi pandemi flu baru.”

    Penyebaran H5N1 sudah dilakukan sejak 2020. Namun dilaporkan jika transmisi ke manusia masih sedikit dan ditetapkan dalam level rendah.

    Sebuah laporan menyebutkan laporan kematian massal terdapat pada mamalia seperti anjing laut dan beruang selain burung. Kekhawatiran juga muncul saat adanya potensi transmisi dari mamalia ke mamalia pada peternakan cerpelai di Spanyol.

    Berdasarkan laporan laboratorium yang terafiliasi dengan WHO, ada dua varian terkait H5N1 yang menyebar dengan cepat. Varian yang ada juga disebutkan dapat digunakan untuk produksi vaksin.

    Saat ini tercatat sejumlah perusahaan yang dapat memproduksi vaksin flu musiman. Dua di antaranya adalah GSK dan CSL Seqirus yang telah bekerja sama dengan pemerintah Amerika Serikat (AS).



    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.