Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bumi Terima Sinyal dari Antariksa, Tanda Peradaban Canggih?
    Insight News

    Bumi Terima Sinyal dari Antariksa, Tanda Peradaban Canggih?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Februari 2023Updated:26 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bumi menerima sinyal radio mencurigakan dari antariksa. Setidaknya ada 8 sinyal radio aneh yang ditemukan oleh para astronom. Menurut mereka merupakan bukti adanya kehidupan teknologi di luar bumi.

    Tim ahli yang dipimpin oleh mahasiswa University of Toronto Peter Ma, mengembangkan algoritma kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) baru yang membantu mereka mendeteksi sinyal selama pemeriksaan 820 bintang di Teleskop Green Bank di West Virginia.

    Algoritma AI tersebut menggunakan machine learning untuk membedakan sinyal yang disebabkan oleh manusia, seperti sinyal GPS dan ponsel, dengan sinyal asing dari luar angkasa. Pada pengamatan sebelumnya 8 sinyal radio mencurigakan tak terdeteksi karena ada intervensi. Namun, setelah dicoba lagi, muncul sinyal-sinyal baru.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dilansir dari New York Post, Kamis (23/2/2023), 8 sinyal ini belum pasti merupakan bukti adanya kehidupan di luar bumi. Walau karakter sinyal-sinyal ini tak dikenali, tetapi perlu studi lebih lanjut untuk sampai ke kesimpulan tersebut.

    Salah satu ilmuwan yang terlibat di proyek ini, Steve Croft, mengungkap tantangan utama untuk mengidentifikasi kehidupan di luar bumi dari sinyal. Pertama, ada tumpukan sinyal yang sangat besar sehingga sulit menemukan transmisi dari dunia asing.

    “Sebagian besar sinyal yang terdeteksi oleh teleskop kami berasal dari teknologi kami sendiri,” jelasnya.

    Croft menyatakan bahwa 8 sinyal tersebut dapat berasal dari sumber luar angkasa karena mereka tersusun dari pita sempit (narrowband). Sinyal yang disebabkan manusia, di sisi lain, cenderung berbentuk pita lebar (broadband).

    Selain itu, sinyal memiliki kemiringan. Artinya, tempat asalnya cenderung memiliki percepatan relatif dengan antena dan kemungkinan besar tidak berasal dari bumi.

    “Sinyal-sinyal ini muncul saat kami melihat bintang dan menghilang saat kami mengalihkan pandangan, berlawanan dengan interferensi lokal yang umumnya selalu ada,” kata Croft. “Sinyal [juga] berubah frekuensinya dari waktu ke waktu sedemikian rupa sehingga membuatnya tampak jauh dari teleskop.”



    Hitech for better life Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.