Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Gempa Turki Belah Bumi, Foto Satelit Tunjukan Keajaiban Baru
    Insight News

    Gempa Turki Belah Bumi, Foto Satelit Tunjukan Keajaiban Baru

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Februari 2023Updated:26 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Gempa bumi dahsyat yang terjadi di Turki beberapa waktu yang lalu, membuat retakan besar di kerak Bumi .Fenomena Bumi terbelah akibat gempa ini terbentang di perbatasan Turki dan Suriah.

    Dua patahan kerak bumi akibat gempa Turki adalah salah satu yang terpanjang di benua. Juga sangat tidak biasa untuk kejadian dua gempa besar yang terjadi dalam beberapa jam.

    Pergerakan lempeng tektonik yang menyebabkan gempa bumi sedemikian rupa sehingga retakan terlihat jelas di permukaan. Letaknya melewati kota-kota dan dalam beberapa tempat langsung melalui bangunan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kami memperkirakan kemungkinan perpindahan horizontal jarang hingga 5 meter [16 kaki],” ujar peneliti COMET Milan Lazecky.

    Para ilmuwan menemukan retakan tersebut dengan membandingkan gambar daerah dekat pantai Laut Mediterania yang diambil oleh satelit pengamat Bumi Eropa Sentinel-1 sebelum dan sesudah gempa dahsyat terjadi.

    Menurut peneliti dari Pusat Pengamatan & Pemodelan Gempa Bumi, Gunung Berapi & Tektonik (COMET) Inggris, retakan panjang membentang 300 kilometer ke arah timur laut dari ujung timur laut Laut Mediterania. Ia tercipta dari gempa pertama dari dua gempa besar yang melanda wilayah tersebut.

    “Pecahan seperti itu biasanya muncul setelah gempa kuat,” kata Pimpinan Tim COMET Profesor Tim Wright, dikutip dari Space, Jumat (24/2/2023).

    Kedua retakan yang muncul terlihat sangat panjang. Ini bisa menjadi sebuah bukti betapa besarnya energi yang dilepaskan oleh gempa bumi.

    Retakan yang lebih panjang membentang 300 kilometer ke arah timur laut dari ujung timur laut Laut Mediterania. Adanya retakan itu diciptakan dari dua gempa besar pertama yang melanda wilayah itu.

    Adapun retakan kedua, sepanjang 125 km, terbuka selama gempa kedua, sekitar sembilan jam kemudian.

    Daerah ini, di utara Siprus memang disebut rentan terhadap gempa bumi yang dahsyat. Itu karena tiga lempeng tektonik, lempeng Anatolia, Arab, dan Afrika, bertemu di sini, hingga akhirnya menciptakan tekanan saat mereka saling bertabrakan.

    “Makin besar gempanya, makin besar patahannya dan makin tergelincir,” terang Wright. “Memang, perpindahan medan yang begitu besar tidak dapat dilewatkan oleh orang-orang yang tinggal di wilayah tersebut.”

    Lebih dari 20.000 orang dilaporkan tewas, dan banyak korban kemungkinan masih terkubur di bawah reruntuhan karena operasi penyelamatan berjalan lambat, terutama di pihak Suriah, yang telah dilanda konflik bersenjata selama bertahun-tahun.

    Sejak gempa terjadi, satelit yang dioperasikan oleh instansi pemerintah maupun perusahaan swasta mengalami kerusakan.



    Insight for you Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.