Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cek Selfie Pilot Jet Tempur AS dengan Balon Mata-Mata China!
    Insight News

    Cek Selfie Pilot Jet Tempur AS dengan Balon Mata-Mata China!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Februari 2023Updated:25 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Dalam beberapa hari terakhir, sebuah foto selfie pilot jet pesawat tempur Amerika Serikat viral. Alasannya, sang pilot berhasil mengambil selfie dirinya di kokpit sebelum balon mata-mata China tersebut ditembak jatuh.

    Seorang pilot angkatan udara AS mengambil foto diri saat jet yang dia kendalikan melesat melewati balon mata-mata China yang telah ditembak jatuh pada 3 Februari 2023 lalu.

    Pentagon telah memberikan konfirmasi bahwa foto tersebut asli dan telah disebarluaskan untuk publik.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Foto tersebut ternyata diambil sehari sebelum balon mata-mata China ditembak jatuh oleh seorang anggota skuadron Airlift Wing 94 di angkatan udara AS.

    Sang pilot menunggangi Lockheed U-2, pesawat jet mesin tunggal pengintai yang bisa di ruang udara tinggi (high altitude).

    Balon mata-mata China memang mendominasi pemberitaan di Amerika Serikat sepanjang Februari. Angkatan udara AS ditugaskan mengawal hingga menembak jatuh perangkat tersebut.

    Selain balon yang melewati wilayah udara AS pada 3 Februari, pesawat jet AS juga menembak jatuh tiga balon lainnya yang sepertinya tidak terkait dengan pemerintah China.

    Salah satu balon disebut hanya balon cuaca milik kelompok hobi radio HAM. Balon cuaca itu, dikenal sebagai balon Pico, harganya hanya sekitar US$30 (sekitar Rp 430.000).

    Biasanya sebuah balon Pico dilengkapi dengan perangkat sistem GPS untuk menangkap dan memproses data cuaca, yang harganya hanya sekitar US$300 (US$ 4,3 juta).

    Sebagai perbandingan, AU AS menggunakan rudal AIM-9X Sidewinder yang harganya sekitar US$400.000 (sekitar Rp 6 miliar).


    Hitech for better life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.