Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Teror Babi Super! Masuk Serbu Wilayah Amerika Serikat
    Insight News

    Teror Babi Super! Masuk Serbu Wilayah Amerika Serikat

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Februari 2023Updated:23 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sekumpulan babi super disebut meneror wilayah Amerika Serikat (AS) bagian utara. Kawanan ini ternyata menimbulkan ancaman signifikan bagi satwa liar asli lainnya.

    Babi super merupakan hewan hibrida antara babi peliharaan dan babi hutan. Hewan-hewan yang dikembangkan di Kanada itu disebutkan sangat cerdas, kuat, dan sulit disingkirkan.

    Para babi itu berbadan besar dan kebal pada dingin sehingga bisa bertahan di kondisi yang bisa membunuh hewan ternak biasa.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Bahwa mereka bisa bertahan hidup dalam iklim yang sangat dingin merupakan salah satu kejutan besar dari masalah ini. Provinsi Prairie adalah tempat dengan musim dingin terdingin di Kanada kecuali bagian paling utara,” jelas pemimpin Proyek Penelitian Babi Hutan Kanada Universitas Saskatchewan, Ryan Brook, dikutip dari IFL Science, Kamis (23/2/2023).

    Kepada The Guardian, Brook juga menjelaskan babi liar merupakan mamalia besar invasif terburuk di dunia. Hewan tersebut sangat cerdas dan sulit ditangkap.

    “Dan juga saat ada tekanan pada mereka, khususnya jika orang mulai memburu, mereka menjadi hampir sepenuhnya nokturnal dan menjadi sangat sulit ditangkap. Bersembunyi di hutan lebat, dan menghilang ke lahan basah dan bisa sangat sulit ditemukan,” kata Brook.

    Sebenarnya AS tidak asing dengan kedatangan babi. Namun ada banyak masalah dengan kedatangan para babi super ini.

    Babi liar di AS mencapai 6 juta ekor dan membuat kerusakan sekitar US$2,5 miliar per tahunnya, ungkap laporan Fortune. Kedatangan di negara bagian utara dapat meningkatkan biaya tersebut.

    Selain itu mereka juga tidak bisa berbaur dengan baik bersama spesies aslinya. Bahkan juga dapat menyerang beberapa sarang hewan, termasuk kalkun.

    Kesehatan juga jadi salah satu masalah utama kehadiran para babi ini. Seperti diketahui hewan liar jadi penyebar penyakit Covid-19 pandemi ataupun wabah flu burung, yang kemungkinan dapat menyebar ke manusia.


    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.