Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Waduh! Kasus Covid-19 Kraken Melonjak di RI, Ini Kata Menkes
    Insight News

    Waduh! Kasus Covid-19 Kraken Melonjak di RI, Ini Kata Menkes

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Februari 2023Updated:20 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Dalam laporan terbaru, terdapat penambahan kasus covid-19 varian Kraken di DKI Jakarta. Menanggapi hal ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meyakini varian baru Covid-19 akan lemah seiring berjalannya waktu. Dengan fakta tersebut, dia tak terlalu khawatir dengan varian seperti Kraken atau XBB 1.5, meski kasusnya dilaporkan bertambah di RI.

    Dia menjelaskan, kehadiran varian virus Covid-19 akan terjadi. Secara alami inang akan hadir dengan ‘rumahnya’, begitu pula saat tempat tinggalnya mati maka akan mati juga.

    “Varian virus pasti akan terjadi. Memang nature harus ada inangnya harus ada house karena akan mati kalau house-nya mati,” jelas Budi usai Peresmian Laboratorium Genomik dan Penandatangan MoU Kementerian Kesehatan dan Bumame di Jakarta, Senin (20/2/2023).

    “Virus akan bermutasi selalu semakin lemah agar house-nya tidak cepat mati. Oleh karena itu saya tidak terlalu khawatir dengan Kraken. Secara logika tadi lebih lemah. Dan juga kekebalan imunitas populitas tadi relatif tinggi. Yg penting masyarakat hati-hati”.

    Virus Kraken bertambah di RI

    Dinkes Provinsi DKI Jakarta menjelaskan terdapat tiga kasus varian Kraken.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Ada tiga pasien temuan DKI (varian) Kraken,” kata Kepala Seksi Surveilans Epidemiolog dan Imunisasi Dinkes Provinsi DKI Jakarta, dr.Ngabila Salama kepada detik.com.

    Dua kasus merupakan pasien domisili Jakarta dan tidak ada riwayat perjalanan luar negeri. Sementara satu orang berada di luar Jakarta, yang baru saja pulang dari perjalanan Umroh.

    Ketiga pasien telah melakukan tes PCR dan genome sequencing. Hasilnya menunjukkan semuanya positif varian Kraken.

    “Kalau 2 lainnya bukan PPLN dan tidak ada riwayat perjalanan. PCR positif tanggal 23 Desember dan WGS positif Kraken 3 Februari, (pasien kedua) 20 Januari PCR positif lalu keluar WGS 6 Februari,” kata dia.


    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.