Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukan Harga, Ini Alasan Orang Indonesia Belanja di Ecommerce
    Insight News

    Bukan Harga, Ini Alasan Orang Indonesia Belanja di Ecommerce

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Februari 2023Updated:20 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sepanjang 2022 hingga awal 2023, sebanyak 178,9 juta warga Indonesia membeli barang secara online. Angka itu naik 12,8% secara tahun-ke-tahun (YoY).

    Total transaksi yang tercatat di platform e-commerce sebesar US$55,97 miliar atau setara Rp 849 triliun. Hal ini berdasarkan laporan terbaru dari firma riset We Are Social berjudul ‘Digital 2023 Indonesia’.

    Menurut laporan tersebut, ada beberapa alasan yang mendorong masyarakat modern berbelanja online lewat e-commerce. Sebanyak 54,9% mengaku tertarik dengan manfaat gratis ongkos kirim (ongkir) yang kerap menjadi bahan promosi di berbagai e-commerce.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selanjutnya, kupon dan diskon menjadi alasan kedua sebanyak 52,3%. Biasanya kupon dan diskon ramai di e-commerce pada kampanye tanggal kembar seperti 11.11 dan 12.12.

    Selain itu, berbagai kupon dan diskon juga sering terlihat pada tanggal 25 hngga akhir bulan. Misalnya saja Shopee yang menamai kampanyenya sebagai ‘Gajian Sale’, serta Tokopedia yang menyebutnya ‘Waktu Indonesia Belanja’.

    Alasan ketiga warga RI memilih belanja online adalah review dari pelanggan sebanyak 52%. Karena itu, testimoni pelanggan dan rating yang diberikan di toko online biasanya menentukan keputusan pengguna membeli barang dari sana atau tidak.

    Alasan selanjutnya adalah kemudahan proses checkout (45%), reputasi yang baik di media sosial (40,1%), kebijakan pengembalian barang yang gampang (28,8%), serta kemampuan bayar di tempat atau ‘COD’ (28,1%).

    Selanjutnya, ternyata sudah mulai banyak yang memperhitungkan apakah produk atau toko mendukung keberlanjutan lingkungan alias eco-friendly. Alasan ini menjadi pendorong beli barang di e-commerce sebanyak 26,1%.

    Berikutnya, pengiriman hari esok atau next-day delivery (23,1%), loyalty points (17,5%), kemampuan live-chat (16,2%), pembayaran tanpa biaya tambahan (15,9%), konten atau layanan eksklusif (14,8%), serta kemudahan dengan tombol ‘beli’ di media sosial (12.4%).



    High Technology Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.