Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Para Ahli Pusing, Ternyata Ada Orang Tak Pernah Kena Covid-19
    Insight News

    Para Ahli Pusing, Ternyata Ada Orang Tak Pernah Kena Covid-19

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Februari 2023Updated:18 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejak Covid-19 menyebar 3 tahun lalu dan jadi pandemi yang mengancam perekonomian dunia, ternyata masih ada orang yang mengaku tidak pernah tertular virus ini sama sekali.

    Sejumlah penelitian berusaha mencari tahu alasan ada orang yang kebal pada virus tersebut. Termasuk meneliti apakah ada keterkaitannya dengan gen, dikutip dari Science Alert, Sabtu (18/2/2023).

    Virolog di University of Surrey Lindsay Broadbent mengatakan, salah satu penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat (AS) mengamati orang-orang yang sudah terpapar virus namun tidak terinfeksi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Subjek peneliti adalah petugas kesehatan dan orang yang tinggal serumah dengan mereka yang terkonfirmasi Covid-19. Para peneliti akan memeriksa DNA dan mencari mutasi tidak biasa untuk menjelaskan hal tersebut.

    Studi ini telah dilakukan sebelumnya. Ilmuwan telah berhasil mengidentifikasi mutasi genetika yang membuat orang kebal terhadap HIV dan norovirus.

    Secara teori, jika mutasi genetika ditemukan, ilmuwan bisa mengembangkan perawatan yang efektif untuk penderita berbagai penyakit tersebut.

    Namun, memahami mutasi genetika saja tak cukup.

    Di kalangan ilmuwan, memang sudah ada penelitian tentang kekebalan sebagian kecil orang terhadap norovirus karena mutasi genetika. Meskipun alasannya sudah diketahui, dunia sains masih belum bisa mengonversi pemahaman tersebut ke obat atau perawatan yang ampuh.

    Langkah radikal yang pernah ditempuh adalah meng-“edit” gen saat manusia masih di dalam kandungan, seperti sekelompok bayi yang terkenal dengan nama “bayi CRISPR” dengan tujuan membuat mereka kebal HIV. Ini tentunya, bermasalah dari segi etika.

    Broadbent mencatat mungkin bukan mutasi pada satu gen namun kombinasi dari banyak gen yang akhirnya membuat mereka kebal pada Covid-19.

    Namun, mengutak-atik lebih dari satu gen bisa menimbulkan dampak sampingan yang tidak diketahui. Peneliti bakal lebih kesulitan untuk mengembangkan perawatan berdasarkan penelitian seperti ini.

    Karena itu, memahami mutasi gen yang membuat orang kebal Covid memang menarik untuk ilmu pengetahuan. 

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Covid Omicron Punya Gejala Baru yang Terlihat di Mata, Cek!

    (dce)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.