Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Keanu Reeves Gelisah Soal Teknologi Baru Google dan Microsoft
    Insight News

    Keanu Reeves Gelisah Soal Teknologi Baru Google dan Microsoft

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Februari 2023Updated:18 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Perkembangan pesat dalam penerapan teknologi kecerdasan buatan membuat Keanu Reeves resah soal nasib pekerja manusia yang bisa digantikan robot.

    Keanu Reeves, aktor yang terkenal sebagai pemeran utama serial fiksi ilmiah The Matrix, menyatakan kegelisahannya dalam sebuah wawancara. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurutnya, cerita soal interaksi manusia dengan teknologi selalu menarik perhatiannya. Namun, aktor yang membintangi film John Wick itu mengungkapkan dirinya juga punya banyak keresahan terkait teknologi, mulai dari soal ChatGPT hingga Metaverse.

    Dikutip dari Futurism, Jumat (17/2/2023), Reeves pertama kali membicarakan topik ini, dalam sebuah wawancara dengan Wired menjelang perilisan “John Wick: Chapter 4”.

    Ia bertanya kepada reporter yang mewawancarai dirinya, apakah menurut sang reporter, chatbot sudah mampu menggantikan dirinya. Reporter tersebut kemudian menjawab bahwa ia merasa hal tersebut belum akan terjadi, paling tidak, dalam masa idupnya.

    Reeves kemudian menatap mata sang reporter dan berkata “Oh tidak, Anda harus khawatir hal itu bisa terjadi bulan depan.”

    Kemudian, ia mengakui bahwa kemampuan ChatGPT untuk membuat naskah, meskipun hanya menggabungkan ide yang ada, adalah sesuatu yang keren.

    Reeves juga menjawab pertanyaan soal deepfake, yaitu teknologi yang bisa menggunakan kecerdasan buatan untuk meniru wajah seseorang dan ekspresinya, dalam format video.

    Dia mengaku bukan penggemar deepfake. Bahkan, Reeves baru-baru ini diketahui memiliki kontrak yang melarang penampilannya dimodifikasi secara digital, tanpa seizinnya.

    “Ketika Anda tampil dalam sebuah film, Anda tahu Anda akan diedit, tetapi Anda berpartisipasi di dalamnya,” katanya. “Jika kamu pergi ke ranah deepfake, Anda tidak bisa lagi memberikan input. Itu menakutkan.”

    Microsoft dan Google saat ini sedang berlomba menerapkan teknologi kecerdasan buatan di dalam layanan mereka, termasuk mesin pencarian. Penerapan AI menjadi buah bibir sejak OpenAI membuka chatGPT ke publik, robot yang bisa menjawab perintah dalam bentuk esai, puisi, hingga artikel/

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Google Panik! Minta Semua Karyawan Fokus Kalahkan ChatGPT

    (dem)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.