Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Penemuan Baru Planet ‘Pembunuh’, Nasib Bumi Gimana?
    Insight News

    Penemuan Baru Planet ‘Pembunuh’, Nasib Bumi Gimana?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Februari 2023Updated:13 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Di tahun 2019, Saturnus mengungguli Jupiter sebagai planet dengan bulan terbanyak di tata surya kita. Namun sekarang, jumlah bulan Jupiter telah direvisi menjadi lebih banyak, berkat penemuan 12 bulan baru.

    Penemuan ini membawa jumlah bulan Jupiter kembali di atas total milik Saturnus sebanyak 83 dengan total 92 bulan.

    Penemuan bulan-bulan baru ini cukup menarik, sebab dapat membuat manusia mempelajari lebih banyak tentang sejarah Jupiter secara keseluruhan. Para ilmuwan menemukan penghitungan tambahan untuk jumlah bulan Jupiter melalui pengamatan pada 2021 dan 2022.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Apa pun yang terlihat di dekat Jupiter dan bergerak melintasi arah dan kecepatan yang sama dianggap sebagai bulan potensial. Tetapi butuh waktu bagi para ilmuwan untuk mengkonfirmasi penemuan tersebut.

    Untuk membenarkan penambahan jumlah bulan Jupiter, para astronom mengandalkan pengamatan lanjutan yang dilakukan sebulan dan kemudian setahun kemudian, demikian dikutip dari BGR, Senin (13/2/2023).

    Pengamatan lanjutan ini membantu menentukan apakah bulan yang diduga masih mengikuti jalur orbit yang sama atau tidak. Jika iya, para ilmuwan dapat menentukan jalur yang tepat dan apakah harus dihitung dalam hitungan bulan Jupiter.

    Jupiter Diduga Pemakan Planet

    Memiliki 92 bulan bukanlah hal yang biasa, dan tidak mengherankan jika Jupiter masih memiliki lebih banyak bulan untuk ditemukan. Karena para ilmuwan percaya baik itu Jupiter maupun Saturnus adalah rumah bagi lebih banyak satelit yang mengorbit di kedua planet tersebut.

    Menariknya, penambahan terbaru pada jumlah bulan Jupiter ini melukiskan sebuah pola. Pola itu juga dapat membantu para ilmuwan mempelajari lebih lanjut tentang masa lalu Jupiter, termasuk memberi bukti apakah Jupiter ‘memakan’ planet lain untuk tumbuh begitu besar atau tidak.

    Ilmuwan banyak menemukan bulan Jupiter berada di orbit retrograde. Bulan-bulan ini diyakini sebagai bagian dari benda yang lebih besar yang pecah.

    Karena beberapa bulan mengorbit dalam orbit prograde, para ilmuwan percaya bahwa bulan-bulan yang mengorbit retrograde dapat diciptakan oleh tabrakan dengan bulan-bulan yang mengorbit prograde.

    Ke depannya hanya waktu yang akan memberi tahu kapan jumlah bulan Saturnus dan Jupiter bertambah.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Begini Nasib Bumi 300 Juta Tahun Lagi, Bikin Pangling!

    (tib)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.