Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Muncul China di Tengah Perang Google vs Microsoft, Ada Apa?
    Insight News

    Muncul China di Tengah Perang Google vs Microsoft, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Februari 2023Updated:8 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Google dan Microsoft punya penantang baru dalam pertarungan soal teknologi kecerdasan buatan AI. Baidu, raksasa asal China, dilaporkan memiliki proyek serupa ChatGPT.

    Perusahaan mengumumkan akan menyelesaikan pengujian internal proyek bernama Ernie Bot pada Maret mendatang, dikutip dari Reuters, Rabu (8/2/2023).

    Ernie merupakan ‘representasi yang ditingkatkan melalui Integrasi Pengetahuan’. Perusahaan mengatakan chatbot itu adalah model bahasa besar bertenaga AI yang diperkenalkan 2019 dan dikembangkan secara bertahap.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ernie akan bertugas seperti pemahaman bahasa, pembuatan bahasa dan pembuatan teks-ke-gambar. Menurut seorang sumber, chatbot disebut akan diluncurkan sebagai aplikasi mandiri dan akan bertahap menggabungkannya dalam mesin pencari perusahaan.

    ChatGPT memang membangkitkan minat banyak perusahaan teknologi. Penyebabnya chatbot asal OpenAI, yang juga didukung Microsoft, begitu cepat mendapatkan popularitas kurang dari dua bulan setelah diluncurkan.

    Microsoft dengan cepat memanfaatkan keadaan itu. Misalnya, perusahaan dilaporkan tengah membangun chatbot dengan menanamkan kemampuan OpenAI pada Bing. Penggunaan AI juga diperluas pada semua produknya.

    Sementara itu Google tidak mau ketinggalan. Raksasa mesin pencarian memboyong layanan AI dalam pertarungan tersebut.

    Belum lama ini, CEO Sundar Pichai mengumumkan keberadaan layanan AI percakapan bernama Bard. Layanan itu berasal dari program Lamda (Language Model for Dialogue Applications atau model bahasa untuk aplikasi percakapan).

    Saat ini, Bard tengah dalam masa uji coba. Google menjanjikan pengguna akan segera bisa menggunakan layanan tersebut.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Duet Orang Terkaya Pendiri Google Turun Gunung Lawan ChatGPT

    (tib)


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.