Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»50.000 Tahun Sekali Lewat Bumi, Tonton Komet Hijau Malam Ini!
    Insight News

    50.000 Tahun Sekali Lewat Bumi, Tonton Komet Hijau Malam Ini!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Februari 2023Updated:1 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Langit Indonesia akan dihiasi komet hijau mulai mulai sore nanti. Fenomena komet C/2022 E3 (ZTF) bisa diamati tanpa bantuan alat optik sekalipun.

    Komet akan melintas dekat Bumi pada 2 Februari 2023 besok pukul 00:32 WIB/01:32 WITA/02:32 WIT. Jarak antar keduanya adalah 42.472.000 km.

    Namun sebelumnya melintas Bumi, komet sudah bisa terlihat di langit Indonesia yakni arah Utara dekat konstelasi Camelopardalis. Yakni pada pukul 18:30 WIB nanti hingga 02:30 waktu setempat sesuai zona waktu masing-masing tanggal 2 November 2023.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya, komet akan ada dalam titik tertingginya pukul 21:52 WIB. Saat itu ketinggiannya mencapai 11,9 derajat dan telihat di arah Utara dengan ketinggian 7,4 derajat.

    Sementara untuk Indonesia Timur, komet akan terbenam saat berada di titik terdekat dengan Bumi.

    Komet ini hanya bisa kita lihat satu kali dalam seumur hidup. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menuliskan ini diakibatkan orbit yang berbentuk hiperbola, yakni dengan nilai kelonjongan atau eksentrisitas lebih besar dari satu.

    BRIN menjelaskan komet bisa dilihat dengan mata telanjang pada daerah yang polusi cahayanya rendah hingga ringan. Namun untuk sedang dan tinggi akan kesulitan melihatnya.

    “Magnitudo komet ini saat melintas dekat Bumi mencapai +4,94. Sehingga komet ini memungkinkan dapat diamati menggunakan mata kepala untuk wilayah berpolusi cahaya sangat rendah [daerah pedalaman] hingga ringan [daerah perdesaan],” tulis BRIN, dikutip dari laman resmi Edusainsa BRIN, Rabu (1/2/2023).

    “Sementara, untuk wilayah berpolusi cahaya sedang [daerah pinggir kota/suburban] hingga tinggi [daerah perkotaan/urban] cukup sulit mengamati komet ini”.

    Di daerah pedalaman dan perdesaan bisa melihat komet melintas tanpa alat bantu optik untuk pedalaman dan perdesaan hingga 13 Februari. Ini akan berlangsung sejak 18:30 hingga 01:00 waktu setempat yang terletak dari utara hingga barat dekat konstelasi Taurus.

    [Dexpert.co.id]


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.