Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Apple-Xiaomi-Oppo Minggir, Ini Raja Ponsel Dunia 2022
    Insight News

    Apple-Xiaomi-Oppo Minggir, Ini Raja Ponsel Dunia 2022

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Februari 2023Updated:1 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Samsung merajai pasar smartphone dunia 2022. Raksasa teknologi Korea Selatan berhasil mengalahkan Apple, Xiaomi dan Oppo dengan mengantongi 21,6% pangsa pasar HP global.

    Informasi ini berasal dari laporan IDC terbaru. Sementara itu Apple berada di urutan kedua dengan pangsa pasar 18,8%. Sementara Xiaomi berada di peringkat selanjutnya dan mengantongi 12,7%.

    Oppo dan Vivo berada di urutan keempat dan kelima. Oppo mendapatkan 8,6% dan 8,2% untuk Vivo, dikutip Rabu (1/2/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    5 Besar Merek Smartphone Dunia 2022









    Merek Pengiriman (juta unit) Pangsa Pasar
    Samsung 260,9 juta 21,6%
    Apple 226,4  18,8%
    Xiaomi 153,1  12,7%
    Oppo 103,3 8,6%
    Vivo 99 8,2%

    Sementara itu, IDC melaporkan pengiriman smartphone seluruh dunia ambles 18,3% dari tahun ke tahun menjadi 300,3 juta unit yang dilaporkan Q4-2022.

    Akhir tahun 2022 lalu, smartphone yang dikirimkan secara global berjumlah 1,21 miliar unit. IDC mencatat capaian ini merupakan yang terendah sejak 2013.

    Perusahaan riset itu menjelaskan hal tersebut terjadi saat permintaan konsumen mengalami pengurangan secara signifikan. Selain itu juga ada masalah inflasi dan juga ketidakpastian ekonomi.

    “Kami belum pernah melihat pengiriman pada kuartal liburan lebih rendah dari kuartal sebelumnya. Namun melemahkan permintaan dan persediaan yang tinggi menyebabkan vendor mengurangi pengiriman secara signifikan,” kata direktur riset tim Worldwide Tracker IDC, Nabila Popal.

    Dia juga mencatat permasalahan rantai pasokan bahkan juga berdampak pada Apple, yang dinilai akan kebal atas masalah tersebut. Produsen iPhone itu diketahui harus menghadapi tantangan setelah lockdown di sejumlah pabrikannya di China.

    “Apa yang kuartal liburan ini katakan kepada kita adalah kenaikan inflasi dan meningkatkan kekhawatiran makro terus menghambat belanja konsumen, bahkan lebih dari yang diperkirakan. Dan mendorong kemungkinan pemulihan hingga akhir tahun 2023,” jelasnya.

    [Dexpert.co.id]


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.