Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»GoFood Kalah di RI, GrabFood Raja Pesan Antar di 6 Negara
    Insight News

    GoFood Kalah di RI, GrabFood Raja Pesan Antar di 6 Negara

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Februari 2023Updated:1 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Momentum Works (MW) merilis laporan yang berjudul Food Delivery Platform in Southeast Asia (SEA). Dalam laporan tersebut mencatat bahwa total platform pengiriman makanan GMV di Asia Tenggara tumbuh 5% secara year-on-year (yoy), terutama didorong oleh pasar yang relatif lebih kecil Malaysia, Filipina dan Vietnam.



    Pada tahun 2022, platform pengiriman makanan mengalami hambatan yang kuat terhadap pertumbuhan ini termasuk permintaan pasar modal untuk profitabilitas (terutama sebagian besar pemain terkemuka sekarang menjadi bagian dari grup yang terdaftar secara publik), serta pembukaan kembali Asia Tenggara dari pandemi Covid-19.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Akibatnya, pertumbuhan GMV yoy pada tahun 2022 hanya sebesar 5%, mencapai US$16,3 miliar. Seperti yang akan Anda lihat di halaman berikutnya, pertumbuhan didorong oleh pasar Filipina, Malaysia dan Vietnam yang relatif lebih kecil, sedangkan pasar yang lebih besar seperti Indonesia, Thailand dan Singapura mencatat penurunan.

    Sementara itu, laporan itu juga mengungkap bahwa GrabFood menjadi layanan pesan antar-makanan daring (online food delivery) paling besar di Asia Tenggara.

    Sepanjang tahun lalu, nilai transaksi bruto (gross merchant value/GMV) layanan milik Grab itu diperkirakan mencapai US$8,8 miliar atau sekitar Rp132,88 triliun (kurs Rp15.100/US$), mengalahkan para pesaingnya seperti GoFood dan ShopeeFood.



    Dari pemain regional utama, Grab memang satu-satunya yang mempertahankan pertumbuhan GMV berturut-turut dalam 3 tahun terakhir. Ini juga memiliki posisi kas bersih terbaik dibandingkan dengan rekan-rekannya untuk mempertahankan investasi.

    GrabFood juga tercatat unggul di 6 negara pasar utama ASEAN. Perusahaan asal Singapura tersebut menguasai 60% pangsa pasarĀ online food deliverydi Malaysia dan 60% di Filipina.

    GrabFood memiliki pangsa pasar 59% di Singapura, Thailand 51%, Indonesia 49%, dan Vietnam 45%.

    Kemudian Foodpanda menempati peringkat kedua di Asia Tenggara, dengan nilai transaksi bruto US$3,1 miliar. Layanan pesan-antar makanan daring asal Jerman ini menguasai pangsa pasar terbesar nomor dua di Malaysia, Singapura, dan Filipina.

    TIM RISET CNBC INDONESIA

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Uang Kertas Makin Tak Laku, Transaksi Elektronik Melesat 33%


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.