Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Geger Raksasa Teknologi, ChatGPT Ditiru Google China
    Insight News

    Geger Raksasa Teknologi, ChatGPT Ditiru Google China

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Januari 2023Updated:31 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – ChatGPT mendapatkan kesuksesan besar dalam waktu singkat dan bikin geger industri teknologi. Mungkin ini juga yang membuat raksasa mesin pencarian asal China, Baidu, berusaha membuat tiruannya.

    Reuters melaporkan jika Baidu berencana meluncurkan chatbot AI yang mirip dengan sistem keluaran OpenAI itu. Rencananya sistem tersebut akan debut pada bulan Maret mendatang, dikutip Senin (30/1/2023).

    Sebelumnya, Bloomberg melaporkan Baidu berencana menyematkan sistem chatbot-nya dalam layanan pencariannya lebih dulu.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    ChatGPT Bikin Pusing Raksasa Teknologi

    ChatGPT berasal dari perusahaan bernama OpenAI. Sistem ini menawarkan informasi layaknya mesin pencarian.

    Dengan format percakapan, ChatGPT bisa menjawab pertanyaan apapun. Program itu dengan cepat mendapatkan popularitas, bahkan bisa mengantongi 1 juta pengguna dalam lima hari saja.

    Hal inilah yang membuat pusing sejumlah raksasa teknologi dunia. Mereka berusaha untuk membuat program yang serupa dengan ChatGPT.

    Dua Pendiri Google Turun Gunung Hadapi ChatGPT

    Selain Baidu, ada Google yang juga berusaha menantang ChatGPT. CEO Sundar Pichai sampai harus memanggil dua pendirinya Larry Page dan Sergey Brin untuk melancarkan rencananya.

    Kembalinya mereka ke Google cukup luar biasa. Mengingat, Page terbilang cukup jarang mengurusi Google sejak tak menjabat jadi CEO tahun 2015. Dia terlihat terakhir kali saat diundang oleh Donald Trump ke Gedung Putih pada 2016.

    New York Times melaporkan Pichai kebingungan menghadapi ChatGPT. Dia menganggap sistem itu bisa bekerja lebih baik dari Google Search.

    Page dan Brin dilaporkan telah bertemu dan mengadakan rapat dengan para petinggi perusahaan. Mereka menyusun rencana dan menyetujui integrasi fitur chatbot dengan Search.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Disebut Pembunuh Google, ChatGPT Buatan OpenAI Super Pintar

    (tib)


    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.