Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dua Pendiri Google Turun Gunung Lawan ChatGPT
    Insight News

    Dua Pendiri Google Turun Gunung Lawan ChatGPT

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Januari 2023Updated:27 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pendiri Google Larry Page tiba-tiba turun gunung. Dia bersama rekannya Sergey Brin berusaha membantu Sundar Pichai, CEO perusahaan, untuk melawan chatbot yang sempat viral milik OpenAI bernama ChatGPT.

    Berdasarkan laporan New York Times, Pichai kebingungan untuk menghadapi ChatGPT. Sebab, sistem itu dinilai dapat bekerja lebih baik dari mesin pencarian milik perusahaan Google Search.

    Page dan Brin kabarnya telah bertemu dan rapat dengan petinggi perusahaan. Mereka menyusun rencana dan menyetujui untuk mengintegrasikan fitur chatbot dengan Search.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kembalinya Page ke perusahaan dinilai luar biasa. Ini karena dia sempat menghilang dari publik setelah menyerahkan posisi CEO ke tangan Pichai pada 2015 lalu.




    Foto: Larry Page (AP/Jeff Chiu)

    Terakhir kali dia terlihat adalah tahun 2016. Saat itu dia diundang ke Gedung Putih oleh Donald Trump, yang kala itu menjabat sebagai presiden Amerika Serikat (AS).

    Sebelum lengser dari CEO, dia memang diketahui tidak sering muncul di mata publik. Page jarang melakukan wawancara, apalagi setelah memiliki masalah kesehatan suara.

    Setahun terakhir, Page dan istrinya Lucinda Southworth tinggal di Fiji. Mereka tinggal di pulau Tavarua dan membeli salah satu pulau di sana.

    Page juga sempat diketahui tinggal di Selandia Baru saat pandemi. Dia menjadi warga negara di sana dan mengikuti anaknya yang membutuhkan perawatan medis.

    Sementara rumahnya di kawasan Old Palo Alto, California, pernah terbakar September lalu. Namun desas desus menyebutkan rumah itu merupakan kantor rahasia.

    Biasanya, Page dan Brin hanya mampir di markas Google untuk meninjau perkembangan proyek “mimpi” Google yang disebut sebagai moonshot.

    Kepada New York Times, mantan VP di Google yang bernama Vic Gundotra, mengatakan bahwa Page dan Brin punya perhatian besar terhadap AI. Bahkan, Page dilaporkan sempat sinis dengan fitur baru Gmail pada 2008 dan mengatakan,”Kenapa email tidak bisa ditulis otomatis saja.”

    Chatbot ChatGPT yang dikembangkan oleh OpenAI menarik 1 juta pengguna hanya dalam 5 hari. Program ini bisa melaksanakan perintah kompleks seperti menulis buku anak, menulis resume, hingga tugas kuliah.

    Namun, ChatGPT juga menimbulkan kecemasan soal berita bohong. Business Insider menyatakan bahwa ahli AI menilai ChatGPT tidak bisa melakukan pengecekan fakta atas informasi yang mereka panen, sehingga tidak bisa memverifikasi antara fakta dan hoaks. Bloomberg menyatakan ChatGPT juga banyak merilis respons yang rasis dan seksis.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Google Punya AI Pesaing ChatGPT tapi Masih Disimpan Erat


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.