Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Booster Kedua Masih Gratis, Tapi Jadi Syarat Perjalanan Gak?
    Insight News

    Booster Kedua Masih Gratis, Tapi Jadi Syarat Perjalanan Gak?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Januari 2023Updated:27 Januari 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan vaksinasi penguat (booster vaccination) dosis kedua masih belum berbayar. Vaksinasi ini dimulai sejak 24 Januari 2023 lalu.

    “Booster kedua sampai sekarang masih gratis,” kata Budi Gunadi usai Rapat Koordinasi Nasional KPC-PEN di Kementerian Koordinator Perekonomian, Kamis (26/1/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia menjelaskan, vaksinasi penguat dosis kedua salah satu strategi pemerintah di masa transisi pandemi ke endemi, supaya partisipasi dan kesadaran masyarakat ditingkatkan.

    Dia juga membeberkan saat ini belum ada prioritas wilayah yang ditekankan untuk melakukan vaksinasi penguat dosis kedua.

    “Nanti kita lihat hasil sero survei, mudah-mudahan awal Februari keluar,” katanya.

    Selain itu, dipastikan juga vaksinasi penguat dosis kedua ini tidak akan dijadikan syarat perjalanan seperti sebelumnya. “Enggak,” tegasnya.

    Saat ini, program vaksinasi penguat dosis kedua sudah dibuka untuk masyarakat umum usia 18 tahun ke atas di seluruh Indonesia. Bagi masyarakat yang sudah mendapatkan tiket bisa segera datang ke fasilitas layanan kesehatan atau pos vaksinasi terdekat.

    Sama seperti syarat vaksinasi sebelumnya, tiket vaksinasi diutamakan untuk mereka yg sudah lebih dari 6 bulan mendapatkan vaksinasi penguat dosis pertama. Sementara secara bertahap seluruh sasaran dengan usia > 18 tahun akan mendapatkan tiket booster kedua.

    Langkah ini dilakukan sebagai upaya percepatan vaksinasi untuk meningkatkan titer antibodi dan memperpanjang perlindungan. Hal ini sesuai dengan Imendagri Nomor 53 Tahun 2022 Tentang Pencegahan dan pengendalian COVID-19 pada masa transisi Menuju Endemi.

    Mengutip laman Kementerian Kesehatan, berikut daftar lengkap kombinasi vaksin yang dapat digunakan untuk booster kedua :

    1. Kombinasi untuk booster pertama Sinovac
    – AstraZeneca diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
    – Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml
    – Moderna diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
    – Sinopharm diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
    – Sinovac diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
    – Zifivax dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
    – Indovac diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
    – Inavac dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

    2. Kombinasi untuk booster pertama AstraZeneca
    – Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
    – Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml
    – AstraZeneca diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

    3. Kombinasi untuk booster pertama Pfizer
    – Pfizer diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,3 ml
    – Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
    – AstraZeneca diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

    4. Kombinasi untuk booster pertama Moderna
    – Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
    – Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml

    5. Kombinasi untuk booster pertama Janssen (J&J)
    – Janssen (J&J) diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
    – Pfizer diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,3 ml
    – Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml

    6. Kombinasi untuk booster pertama Sinopharm
    – Sinopharm diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
    – Zivifax diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

    7. Kombinasi untuk booster pertama Covovax
    – Covovax diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Waspada Gejala Omicron Bagi Orang yang Sudah Vaksin & Booster

    (Sumber: CNBC.com )


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.