Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Booster Kedua Mulai Hari Ini, Vaksin Covid Bakal Berbayar?
    Insight News

    Booster Kedua Mulai Hari Ini, Vaksin Covid Bakal Berbayar?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Januari 2023Updated:24 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Mulai Selasa hari ini (24/1/2023), masyarakat umum telah bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis keempat atau booster kedua. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi menjelaskan program ini gratis dan dilakukan secara bertahap.

    “Gratis … untuk usia 18 tahun ke atas bertahap,” kata Siti Nadia, kepada CNBC Indonesia, Selasa (24/1/2023).

    Dia menjelaskan Pfizer jadi salah satu vaksin yang paling banyak saat ini. Jumlahnya mencapai 3,3 juta dosis sementara vaksin buatan dalam negeri Indovac tersedia 4,5 juta dosis.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Keputusan pemberian vaksinasi booster kepada masyarakat umum tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/380/2023 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Booster Ke-2 Bagi Kelompok Masyarakat Umum yang diteken oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Maxi Rein Rondonuwu pada 20 Januari 2023.

    SE itu menjelaskan jenis vaksin yang digunakan untuk booster kedua adalah yang sudah mengantongi izin Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

    Vaksin dosis keempat bisa diberikan dengan jarak enam bulan dari dosis ketiga atau booster pertama. Masyarakat bisa mendapatkannya di fasilitas pelayanan kesehatan dan atas pos pelayanan vaksin Covid-19.

    Kombinasi vaksin booster kedua

    Berikut perincian kombinasi vaksin booster kedua untuk masyarakat umum:

    Booster Pertama: Sinovac

    Booster Kedua:

    • AstraZeneca – separuh dosis (0,25 ml)
    • Pfizer – separuh dosis (0,15 ml)
    • Moderna – dosis penuh (0,5 ml)
    • Sinopharm – dosis penuh (0,5 ml)
    • Sinovac – dosis penuh (0,5 ml)
    • Zifivax – dosis penuh (0,5 ml)
    • Indovac – dosis penuh (0,5 ml)
    • Inavac – dosis penuh (0,5 ml)

    Booster Pertama: AstraZeneca

    Booster Kedua:

    • Moderna – separuh dosis (0,25 ml)
    • Pfizer – separuh dosis (0,15 ml)
    • Astra Zeneca – dosis penuh (0,5 ml)

    Booster Pertama: Pfizer

    Booster Kedua:

    • Pfizer – dosis penuh (0,3 ml)
    • Moderna – separuh dosis (0,25 ml)
    • AstraZeneca – dosis penuh (0,5 ml)

    Booster Pertama: Moderna

    Booster Kedua:

    • Moderna – separuh dosis (0,25 ml)
    • Pfizer – separuh dosis (0,15 ml)

    Booster Pertama: Janssen (J&J)

    Booster Kedua:

    • Janssen – dosis penuh (0,5 ml)
    • Pfizer – dosis penuh (0,3 ml)
    • Moderna – separuh dosis (0,25 ml)

    Booster Pertama: Sinopharm

    Booster Kedua:

    • Sinopharm – dosis penuh (0,5 ml)
    • Zifivax – dosis penuh (0,5 ml)

    Booster Pertama: Covovax

    Booster Kedua:

    • Covovax – dosis penuh (0,5 ml)

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Ini 2 Vaksin Covid Buatan RI yang Disetujui Jokowi, Ampuh?


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.