Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Microsoft PHK 10.000 dan Fokus di AI, Robot Gusur Manusia?
    Insight News

    Microsoft PHK 10.000 dan Fokus di AI, Robot Gusur Manusia?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Januari 2023Updated:22 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Microsoft mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) atas 10.000 pegawainya. Kebijakan PHK diumumkan setelah CEO Microsoft Satya Nadella mencanangkan investasi besar-besaran dalam bidang kecerdasan buatan (AI) lewat OpenAI.

    PHK di Microsoft menambah daftar panjang kebijakan PHK di industri teknologi dunia yang berimbas ke puluhan ribu pegawai. Pemicunya adalah penyusutan pendapatan setelah pertumbuhan sektor ini meroket sepanjang pandemi.

    Nadella, dalam memonya ke pegawai Microsoft, menjelaskan perbedaan proyeksi atas beragam divisi bisnis di dalam perusahan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ia mengklaim pelanggan ingin “mengoptimasi belanja digital mereka, mencari hasil yang lebih dengan biaya lebih sedikit” dan “berhati-hati karena beberapa negara dalam resesi”. “Pada saat yang sama, gelombang komputasi berikutnya lahir didorong perkembangan AI,” kata Nadella.

    Kebijakan PHK di Microsoft, menurut Reuters, akan berlangsung bertahap hingga akhir Maret dan berpengaruh ke sekitar 5% dari total pegawai Microsoft.

    Namun, Microsoft akan terus menambah pegawai di are strategis. Salah satunya, menurut Reuters, adalah AI.

    AI adalah topik utama Nadella di ajang World Economic Forum yang pekan ini sedang berlangsung di Davos, Swiss. Microsoft sebelumnya telah menyatakan berencana menambah investasi di OpenAI, perusahaan di balik chatbot ChatGPT.

    Microsoft padahal sebelumnya telah mengucurkan hingga US$1 miliar di OpenAI. Rencana utama Microsoft adalah menyediakan teknologi AI milik OpenAi lewat layanan komputasi awan mereka, Azure.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Bill Gates Sebut Tato Bakal Gantikan HP, Kapan Terwujud?

    (dem)


    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.