Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Duh, Data 37 Juta Pelanggan Jaringan Seluler Ini Diretas
    Insight News

    Duh, Data 37 Juta Pelanggan Jaringan Seluler Ini Diretas

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Januari 2023Updated:20 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Perusahaan telekomunikasi Amerika Serikat, T-Mobile, mengumumkan bahwa belum lama ini terjadi peretasan yang memengaruhi 37 juta data pelanggannya.

    Dalam pengajuan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), perusahaan mengatakan baru menyadari pada 5 Januari bahwa ada aktor jahat yang berhasil menyusup ke sistem komputer perusahaan dan menyedot informasi tanpa izin.

    Setelah mengidentifikasi sumber peretasan, T-Mobile telah diperbaikinya dalam waktu 24 jam. Perusahaan menambahkan bahwa mereka yakin sistemnya yang lain tidak terpengaruh.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Perusahaan kemudian menentukan bahwa serangan itu kemungkinan besar dimulai sekitar 25 November 2022. Informasi yang diretas termasuk nama pelanggan T-Mobile, alamat, email, nomor telepon, tanggal lahir dan nomor rekening.

    Namun peretasan tidak termasuk nomor kartu bank atau jaminan sosial, informasi pajak atau kata sandi, kata perusahaan itu.

    “Akun dan keuangan pelanggan tidak terkena risiko langsung oleh peristiwa ini,” kata perusahaan milik Deutsche Telekom pada Kamis (19/1/2023), mengutip AFP.

    Pelanggan yang terkena dampak akan diberi tahu dan penyelidikan internal masih dilakukan.

    “Kami mungkin mengeluarkan biaya yang signifikan sehubungan dengan kejadian ini,” tambah T-Mobile.

    Peretasan terbaru terjadi pada tahun 2021 dan memengaruhi data 76,6 juta penduduk AS. Perusahaan setuju membayar US$ 350 juta untuk menyelesaikan tuntutan hukum yang diajukan oleh penggugat dalam gugatan class action. Ini menghabiskan US$ 150 juta untuk perlindungan data dan keamanan siber pada tahun 2022 dan 2023.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Berapa Harga Data Pribadi Anda di Dark Web?

    (wia)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.